Monday, September 10, 2018

Memahami Powersuply Polytron



KESALAHAN TEKNISI PEMULA dalam memahami powersuply Polytron.

Ada 4 hal yang perlu dipahami :

  1. Powersuply Polytron pada saat Stby tegangan B+ memang  rendah, hanya sekitar 50v.
  2. Setelah power_on, maka tegangan B+ baru berubah naik menjadi normal 115v.
  3. Setelah power_on B+ normal 115v dan jika bagian horisontal belum kerja atau Flyback belum nyembur, maka tegangan 14v akan drops dibawah normal.
  4. Suply tegangan Vcc 5v pada saat Stby dan pada saat Power_on diambil dari arah berbeda, yang bekerja secara gantian.

Banyak teknisi pemula jika menjumpai kondisi seperti diatas mengganggap power suply yang bermasalah.  Padahal powersuply tersebut normal. Sehingga mereka bersusah-susah mencari penyebab penyakitnya, tapi tidak ketemu juga.
  

Trik untuk memeriksa apakah B+ 115 bisa normal.



Untuk memastikan bahwa powersuply  bisa bekerja normal mengeluarkan tegangan B+115. Maka shortkan sementara kaki B-E transistor T506.


Trik memastikan tegangan 14v bisa normal.
Setelah B+ sudah bisa normal 115v, tapi flyback belum nyembur, maka pasang lampu dop 100W antara jalur B+ dngan Gnd.
Kemudian cek tegangan apakah sudah bisa normal 14v.


Suply tegangan Vcc 5v untuk mikrokontrol.
Pada saat stby dan pada saat power_on berbeda.
Bisa saja ter jadi pada stby tegangan 5v normal, tapi suply tegangan 5v dari arah saat Power_on bermasalah atau drops. Kalau diukur tegangan Vcc 5v ke mikrokontrol akan goyang2. Akibatnya indikator akan nyala kedip2 karena mikrokontrol akan hidup-mati. 


  1. Garis  biru adalah jalur suply Vcc 5v saat  Stby. Tegangan 5v stby poblem umumnya karena elko C507.
  2. Garis merah adalah jalur  suply Vcc 5v saat power_on. Tegangan drops saaat power-on umumnya disebabkan karena diode D504 atau elko C505.


**********************

No comments: