Sunday, October 23, 2016

Memahami sirkit EW



Beberapa catatan tentang EW.



Klo pesawat belum pernah di-otak-atik teknisi lain, jangan melakukan sermod adjustment.
Data ajustment EW  hampir tidak mungkin berubah sendiri

Test sirkit EW.
Coba short dan open Tr EW.
Tr EW di-short. Kalau tidak melebar berarti jalur garis merah ada yang putus.
Tr EW di-open.  Kalau tidak mau menyempit kemungkinan adalah. 1) diode EW bawah D501 short, kapasitor resonant bawah C437 short, atau kapsitor “S” C442 nilai menurun

Layar melebar , melengkung bagian pinggir, logo siaran sebagian tdk nampak.
Dapat disebabkan :
Tr Q309 short, 
Diode EW D501 yang bawah short
Kapasistor resonant yang bawah C437 short.
Kapasitor  “S” C442 yang nyambung ke def yoke nilai menurun (cek pakai kapasitan meter)

Layar menyempit dan bagian pinggir melengkung.
Tr Q303 open.
R301 atau L301 putus.
Jalur  garis merah dari Kolektor Tr EW ke Diode EW ada yang putus.

Tr EW panas, bagian pinggir melengkung
Coil  L301 short atau kebakar. Diperiksa pakai ESR meter jarum menyimpang full kekanan (kalau coil normal, maka  jarum tidak menyimpang).

EW sulit diajust dapat disebabkan.
 Nilai data adjustment Hor size terlalu kecil atau nol. Normal minimal 30 atau kalau pakai VR posisi tengah2 dulu.
Elko C301 pada sirkit EW kering (cek pakai ESR meter)
Kapasitor resonant C438 atau C437 pernah diganti dgn nilai yang tdk sama.
Pada  CRT slim, komponen sirkit EW semua di cek normal, tetapi layar tetap meyempit dan melengkung, dapat disebabkan ada kapasitor milar sekitar flyback yang nilainya berubah turun (cek nilai pakai kapsitant meter).


Toshiba layar besar mempunyai sirkit EW yang berbeda.  EW tidak fungsi dapat disebabkan karena tidak ada suply tegangan 26v.


********************

Friday, October 14, 2016

Modifikasi Led BL dengan Gacun



Coba2 modifikasi BL Inverter LG 32LN5100 dengan Gacun.



BL menggunakan 19 bh lampu led…..
Seumpama satu led dikerjakan pada  tegangan 3v, maka yg diperlukan adalah Inverter dg tegangan output 3 x 19 = 57v

Gacun menggunakan ic driver 3843……sesuai datasheet  ic ini membutuhkan tegangan minimal 8.5v dan maksimal 30v.
R220K dilepas, kemudian Vcc kami sambung langsung ke suply 12v dari modul power suply.
Sedang kabel hitam dan merah disambung seperti gambar.





  • Coba nyalakan tanpa beban dulu (takut klo over bisa merusak lampu BL…)……..Uppsss!!! posisi AVO 120v jarum mentok…..walaupun posisi VR minimum. 
  • Coba kasih beban lampu dop 100w…..Uppppssss!!! Tegangan langsung drops jadi 63v…..

Walaupun berani langsung pasang……….karena satu lampu berarti dpt tegangan 63 : 19 = 3.2v
Tapi ini sy pandang masih terlalu tinggi…….
Pada posisi BL 80% kalau sy ukur umumnya tegangan BL kurang dari 3v………….

  • Coba modif R 0.22 pd gacun dirubah menjadi 1.8 ohm/2w…….
  • Tegangan output bisa turun menjadi 53v………Yeah !!! Rasanya ini sudah pas……..atau cukuplah.
  • Demi aman dan biar awet…….sambungan lampu BL yg kearah ground kami pasang R 20 ohm/2w….hasilnya tegangan konektor BL jadi 52v


Test………tidak ada komponen yg panas……
Alhamdullilah……..
Disini tdk perlu dibuatkan rangkaian BL on_off, karena tegangan 12v sudah ikut Power on-off.

Catatan :

  • Kalau BL pengin lebih terang maka R 0.22 ohm pada Gacun dapat dimodif pakai nilai 0.5 sampai 1.5 ohm.
  • Jika Gacun menggunakan ic 3842, maka  membutuhkan tegangan Vcc minimal 16v dan maksimal 30v 


***********************


Wednesday, October 5, 2016

Modifikasi BL Inverter LG 22LN4000



LG 22LN4000....Inverter driver ic rusak...
 
Eksperimen pasang dc-dc step up XL6009.....
Disini ada 2 renteng lampu BL....dirubah - disambung parallel dulu
Baru pasang XL6009....sebagai pengganti
Ternyata nyala lampu BL kurang terang, hanya remang2...
Diajust output maks hanya sekitar 38v



Modif XL6009....
Pasang R4.7K pada jalur dari VR ke output....






Lumayan....tegangan bisa naik hingga 43v......dan layar sudah cukup terang.....
Penambahan R 1 ohm pd jalur output dan input...sekedar pembatas arus, sekalian utk fuse....

Tinggal mikir – tambah bikin kontrol on-off....mau pakai relay atau all transistor....


**************

Tuesday, October 4, 2016

Mencari tipe ic sesuai kode ic smd

Ada yg tanya dari Papua nan jauh ditimur sana....
IC smd kutu dengan kode IL6C atau IL6D dan kode ID9CM.....
Itu tipe icnya berapa ?


Seperti pernah sy tulis...tipe ic smd kutu tidak ditulis pd kemasan ic....yg ditulis adalah "nomor kode"
Bentuk kemasan ic spt gambar dinamakan SOT23....atau lebih komplitnya SOT23-5 dan SOT23-6 (sesuai jumlah kaki).




Salah satu cara mencari tipe ic yg sesungguhnya....pernah dibisiki ama Akang Zaenal Elektronik....yaitu lewat Google Search....
Ketik aja misalnya "ID9CM SOT-23-5"


Maka akan muncul macam2 alamat....dari banyak judul alamat2 tsb kemungkinan klo beruntung akan bisa diperoleh informasi yang dibutuhkan.......pelototi satu demi satu judul alamat2 tsb




Hasil googling..........
ID9CM adalah pasti MP1540
IL6D kemungkinan adalah MP2359




******************


Sunday, October 2, 2016

Memastikan flyback rusak atau tidak

Untuk mengetahui Flyback rusak atau tidak ????

Maka biasa kami lakukan sebagai berikut...
  1. Cut jalur antara flyback dengan Kolektor Tr Hor
  2. Pasang lampu boglamp 100w seperti pada gambar. 
  3. Hidupkan teve.
  4. Ukur tegangan Heater dan Screen...
Klo tidak ada tegangan pada keduanya........berarti flyback rusak.
Klo flyback normal.......biasanya tegangan heater  teukur sekitar 1-2v ac........dan tegangan screen sekitar 40-60v....



***************

Memastikan kerusakan power suply B+ drops

Tegangan B+ drops......
Dapat disebabkan problem pd bagian "primer" atau pada bagian "sekunder" power suply.

Untuk memastikan bagian mana yg masalah, maka biasa kami lakukan langkah sebagai berikut.......
  1. Lepas PTC gausing (jika yg dipakai 3 kaki, klo pakai 2 kaki tdk perlu)
  2. Lepas fuse...sebagai gantinya pasang lampu boglam 100w pd fuse tsb. Ini utk mencegah power suply transistor atau ic rusak. 
  3. Lepas atau open kaki Photocoupler spt pd gambar.
  4. Pasang voltmeter pada jalur B+.
  5. Hidupkan teve dgn catra pasang colokan listrik sesaat aja....sambil amati voltmeter.
Jika tegangan tetap drops, berarti problem pada bagian "primer" atau "photocoupler" yg rusak
Jika tegangan melonjak over, berarti kerusakan ada pada bagaian "sekunder".


**************

Vcc 5v untuk ic mikrokontrol dimatikan… Pesawat bisa nyala?



Polytron……Vcc 5v untuk ic mikrokontrol dimatikan…
Pesawat bisa nyala……layar blank putih….no OSD
Kenapa bisa demikian???
 Hal ini sebenarnya bisa juga terjadi pada model lain….

Perintah kontrol “power on-off” yang dikeluarkan dari salah satu pin kaki mikrokontrol……..dalam design suatu model teve ada dua macam cara :
  1. Pertama,  Stby “0v” dan Power-on “4v” 
  2. Kedua kebalikan yang diatas,  Stby “4v” dan Power_on “0v”
Polytron mengadopsi sistim yang ke-2.
Karena Vcc 5v dihilangkan….maka otomatis semua tegangan kaki2 ic mikrokontrol jadi “0v” semua…..
Demikian juga tegangan pada kaki pin “Power on” juga jadi “0v”
Teve kondisinya jadi seperti saat mendapat perintah “power_on”….
Horisontal akan bekerja….dan teve bisa menyala……

Tapi karena mikrokontrol tidak kerja……
  • Maka data2 chanel, color, brines, kontras, vertikal size yang disimpan dalam ic memori tidak berfungsi semua…….. 
  • Pembangkit OSD yang ada didalam ic mikrokontrol juga tidak kerja…….

Teve bisa menyala….tapi akibatnya ya spt disebutkan diatas……
Hal demikian bisa juga terjadi pada teve China….karena teve China umumnya perintak power_on adalah “0v” juga…..