Saturday, November 7, 2015

Cara kerja sirkit Boost-up CM501



Cara kerja Sirkit Boost-Up AVDD 15v CM501
  • Berfungsi untuk menaikkan tegangan input 12v menjadi sekitar 15v.




  • Tegangan input 12v masuk ke pin25/26 melalui tranfo switching LP2
  • LX1,2 adalah merupakan FET yang berfungsi sebagai "power switching".
  • Jika power switching on-off, maka arus terputus-putus frekwensi tinggi akan mengalir melalui kumparan LP2.
  • Hal ini akan mengakibatkan timbulnya tegangan induksi pada kumparan LP2 yang terputus-putus pula……yang bersifat semacam tegangan ac.
  • Oleh diode DP2, tegangan ini kemudian disearahkan, sehingga memperoleh tegangan dc sekitar 15v.
  • FET QP2 berfungsi untuk mengisolasi antara tegangan input dari Diode LP2 dengan tegangan output AVDD.

Trobelshuting.
  • Tegangan input 12v short atau setegah short dapat disebabkan (1) Ada kapasitor keramik smd yang short/setengah short pada jalur input tegangan 12v, jalur output dari diode LP2 atau jalur output FET QP2 atau (2) LX1,2 short (FET yang ada didalamnya)
  • AVDD dipakai untuk mensuply tegangan ke Panel (Gate driver) dan ic Gamma. Kerusakan kedua komponen ini akan menyebabkan tegangan AVDD drops, CM501 panas atau FET QP2 panas.
  • Jika tegangan pada LX1,2 tetap sama 12v, maka hal ini menunjukkan CM501 belum bekerja. Cek kontrol power_on CM501 pin-9 apakah sudah ada tegangan.
  • Kerusakan diode DP1 menyebabkan tegangan tidak mau naik menjadi 15v.
  • Tegangan AVDD dipakai juga untuk mensuply sirkit pembangkit VGH.  Jalur VGH yang short tentu dapat juga berpengaruh terhadap tegangan AVDD. 
  • Tegangan AVDD hilang, berarti tegangan VGH juga ikut hilang




*************************

No comments: