Wednesday, December 17, 2014

Biasakan selalu cek tegangan Vcc saat mulai melakukan repair.

 

Beberapa kali repair….kadang terjebak pada melihat “gejala kerusakan” yang nampak. Trus langsung tembak di-ubek-ubek semua bagian yang sesuai gejala kerusakan, cba ganti ini-ganti itu ……..lama dan pusing……tidak menemukan ada yang masalah.

Mungkin sudah lakukan ganti ic, kapasitor atau komponen lain-lainnya……buang-buang waktu……..hasil sia2…………..

Setelah cek tegangan supply Vcc….oh ternyata!........tegangan kurang sedikit atau lebih sedikit……problem langsung terselesaikan setelah tegangan supply diperbaiki.

Contoh kasus diatas misalnya :

  • Warna kadang keluar kadang hilang……..ternyata disesabkan Vcc bagian chroma yang seharusnya 8v berubah menjadi 9v
  • Pesawat tidak sinkron……disebabkan Vcc bagian chroma yang seharusnya 9v drops menjadi 8v.
  • Pesawat setelah hidup beberapa lama, kemudian mati sendiri……disebabkan supply tegangan ke regulator st-by 3.3v yang seharusnya 5v berubah menjadi 7v.
  • Mikrokontrol kadang mau kerja, kadang tidak mau kerja….disebabkan vcc 5v kurang sedikit karena kerusakan ic regulator 5v

Oleh karena itu – ada baiknya kalau dibiasakan setiap kali mulai repair :

  • Jangan langsung mengarah ke bagaian yang dicurigai rusak…tetapi selalu mulai cek dulu tegangan B+, dan tegangan2 suply Vcc lainnya.
  • Dan tentu saja AVO meter secara rutin mesti diperiksa atau dikalibrasi………Apakah jarum masih tepat penunjukkannya. Gunakan untuk mengukur tegangan-2 pada diode zener untuk ketepatan kalibrasi. Diperusahaan tempat saya kerja dulu, secara rutin semua peralatan alat ukur selalu di cek dan dikalibrasi secara rutin setiap 6 bulan sekali.

 

******************************

No comments: