Wednesday, April 16, 2014

Dasar-dasar Panel LCD


Elemen dasar LCD
 
image
Konsep dasar cara kerja “elemen dasar kristal cair” atau “sub-pixel”:
  • Elemen kristal cair atau LCD (liquid crystal display) merupakan bahan yang berbentuk antara cair dan padat, yang terdiri dari molekul-molekul kristal. Kristal cair ini kemudian dimasukkan dalam wadah yang memiliki permukaan alur-alur  seperti gambar diatas.
  • Kristal cair memiliki sifat “dimana susunan moleku-molekulnya otomatis akan sejajar mengikuti bentuk alur wadahnya”
  • Wadah bagian atas alurnya berbeda dengan alur wadah bagianbawah, sehingga susunan molekul-molekul kristal cair akan seperti dipelintir.
  • Bagian atas dan bawah wadah dipasang “polarizer” yang disusun dengan beda arah 90 derajad
  • Jika wadah kristal cair “tidak mendapat tegangan” - maka susunan kristal akan terpelintir seperti gambar (kiri) dibawah. Dan sinar  “bisa menembus” melewati wadah
  • Jika kristal “mendapat  tegangan” - maka molekul-molekul kristal tersebut tersusun rapi sejajar secara vertikal dan sinar “tidak dapat menembus”
image
  • Atau secara sederhana kristal cair dikatakan “dapat diatur buka-tutup seperti jendela” dengan cara memberikan tegangan pada wadahnya.

 
 
Struktur Panel LCD
 
  • Panel LCD tersusun dari ratusan ribu sub-pixel seperti contoh gambar dibawah. 
  • Untuk mengatur buka-tutup masing-masing sub pixel disini ada ribuan kabel transparan dan sangat lembut yang diatur secara vertikal (dari atas ke bawah) dan horisontal (dari kiri kekanan.
  • Susunan kabel penghubung demikian sering dinamakan matrix
  • Sebagai contoh untuk panel kaca dengan resolusi 1280 x 800. Maka akan terdapat hubungan kabel vertikal sebanyak 1280 x 3 dan kabel hoisontal 800.
image
  • Masing-masing sub-pixel diberi filter warna yang tersusun seperti gambar dibawah
clip_image008





SUSUNAN PANEL LCD LENGKAP.

Gambar dibawah menunjukkan isi atau susunan Panel LCD secara lengkap.
 
image


  1. Backlight : Lokasi ada dibagian paling belakang. Umumnya menggunakan semacam lampu neon yang dinamakan CCFL yang digunakan untuk menghasilkan sinar putih yang merata pada seluruh bidang layar. Biasanya terdiri dari beberapa buah lampu CCFL yang dipasang berjajar secara horisontal dan untuk model-model baru sudah diganti menggunakan lampu LED.
  2. Difuser : Merupakan semacam filter yang digunakan agar sinar dari backlight betul-betul merata pada seluruh bidang permukaan kearah depan .
  3. Back Polariser : Sinar yang dihasilkan backlight mempunyai polarisasi yang acak. Polariser merupakan sejenis filter yang digunakan agar sinar dari backlight terpolarisasi tunggal secara vertikal.
  4. PANEL kaca  LCD : Bagian inilah yang sesungguhnya membentuk gambar. Panel kaca terdiri dari susunan ratusan ribu elemen-elemen LCD yang dinamakan Sub pixel (picture elemen). Jumlah sub pixel tergantung dari besarnya resolusi dan ukuran layar. Masing-masing sub-pixel LCD dikendalikan oleh suatu tegangan sehingga dapat menghalangi sinar dari back light atau meneruskan sinar dari back light. Jadi LCD berlaku mirip semacam ratusan ribu jendela-jendela kecil yang masing-masing dapat dibuka-tutup oleh tegangan matrix pengendali yang dapat mengatur sedikit-banyaknya sinar backlight yang akan tembus melewatinya kearah depan layar. Setiap sub-pixel dikendalikan oleh sebuah transistor (TFT) yang berfungsi mengatur banyaknya sinar dari backlight yang akan tembus melalui masing-masing sub-pixel.
  5. Fiter RGB : Filter RGB disusun pada pixel-pixel LCD sehingga hampir mirip membentuk semacam lapisan phospor seperti yang dijumpai pada teve CRT. Tujuannya agar dapat menghasilkan gambar berwarna.
  6. Front polariser: Merupakan sejenis filter seperti Back Polariser, tetapi mempunyai polarisasi horisontal.


****************************

















No comments: