Thursday, March 20, 2014

Memahami kerja cara power suply LCD – seri-1

 

Banyak teknisi kesulitan dalam melacak mencari kerusakan power-suply LCD. Hal ini  disebabkan karena mereka “belum memahami cara kerja bagian power-suply secara utuh”. Maka melalui tulisan ini  kami ajak para teknisi untuk memahami fungsi dan cara kerja masing-masing bagian dari power-suply

Power-suply LCD layar besar umumnya seperti terlihat pada contoh blok diagram dibawah. Terdiri dari 3 bagian utama, yaitu :

  1. PFC (Power Factor Correction) - NCP1606, FET, Tranfo PFC, Diode, Elko besar 450v
  2. Power suply utama - NCP1392, 2 buah FET & Tranfo switching
  3. Power suply stand-by – NCP1351, FET & Tranfo switching

clip_image002

Sebelum mendalami kerja bagian-bagian power-suply, maka ada beberapa point yang perlu dipahami terlebih dahulu :

 

PFC :

  • Terdiri dari ic PFC kontrol, FET, tranfo PFC, diode, dan elko besar 450v.
  • Disini dari diode bridge tidak langsung disambung ke elko besar, tetapi masuk terlebih dahulu ke tranfo PFC.
  • PFC bekerja merubah tegangan dc 300v menjadi tegangan dc 390v pada elko besar.
  • Pada saat st-by PFC belum bekerja. Maka tegangan pada elko besar hanya 300v.
  • PFC baru bekerja setelah “power-on” sehingga tegangan pada elko besar berubah naik menjadi 390v.
  • Suply Vcc untuk ic kontrol PFC diberikan dari tranfo st-by lewat “transistor bias” yang dikontrol on-off lewat photo-coupler “start st-by” oleh bagian mikrokontrol yang terdapat pada mother-board.

 

Power suply st-by :

  • Dalam contoh gambar terdiri dari ic SMPS PWM kontrol, FET dan tranfo switching.
  • Kadang untuk st-by digunakan ic tunggal seperti jenis STR
  • Berfungsi untuk memberikan tegangan st-by (5v) untuk bagian mikrokontrol mother-board

 

Power suply-utama :

  • Terdiri dari ic jenis resonant konverter, 2 buah FET, dan tranfo switching.
  • Pada saat st-by power suply-utama belum bekerja.
  • Dikontrol on-off oleh bagian mikrokontrol yang terdapat dalam mother-board.
  • Jika PFC gagal berfungsi (tegangan elko besar gagal naik menjadi 390v), maka power-suply utama juga tidak mau bekerja (walaupun power sudah “on”)
  • Berfungsi untuk memberikan suply pada bagian Inverter dan bagian-bagian lain pada mother-board seperti Panel, Audio amplifier dll (misal tegangan 12v dan 24v)
  • Sama seperti bagian PFC - Suply Vcc untuk ic kontrol PFC diberikan dari tranfo st-by lewat “transistor bias” yang dikontrol on-off lewat photo-coupler “start st-by”.

 

Dari contoh gambar diatas - maka dijumpai ada 3 buah photo-coupler yang masing-masing berfungsi :

  • Photo-coupler.1 - untuk jalur umpan balik power-suply st-by
  • Photo-coupler.2 -  untuk jalur umpan balik power-suply utama
  • Photo-coupler.3 - untuk jalur kontrol on-off PFC & Power-suply utama.
  • Ada kemungkinan dijumpai ada photo-coupler ke-4. Ini biasanya berfungsi untuk jalur sirkit AC-det (akan dijelaskan pada tulisan selanjutnya)

 

Pengalaman kami dari kedua macam power suply seperti yang dijelaskan tersebut diatas, maka power suply jenis SMPS jenis PWM yang digunakan untuk st-by saja yang dapat dimodifikasi menggunakan Gacun.

  • Jika dipasang gacun biasanya tegangan akan lebih besar dari 5v walaupun VR sudah minimum
  • Agar tegangan dapat turun menjadi 5v, maka pasang kabel biru pada photo-coupler. Photocoupler untuk st-by, pada bagian sirkit chasis hot umumnya sudah tersambung langsung ke ground.
  • Kadang tegangan output goyang-goyang naik-turun. Maka untuk menghilangkan gangguan ini dapat dipasang beban R 200 ohm/2w pada jalur tegangan 5v ke ground

 

 

************************

No comments: