Thursday, March 27, 2014

Memahami cara kerja power suply serie STR-A60xx

 

Mengenal karakteristik seri STR-A60xx akan sangat membantu jika menjumpai kerusakan power suply yang menggunakan ic tsb. IC seri ini digunakan untuk power suply stand-by LCD layar besar atau power suply tunggal pada LCD layar kecil.

 

clip_image002

 

clip_image004

clip_image006

clip_image008

 

  • Merupakan ic PWM kontrol
  • Didesign bekerja pada frekwensi 67 Khz
  • Mempunyai daya :

 

220v / 90~260v

STR-A6051M

16 / 12 watt

STR-A6052M

20 / 16 watt

STR-A6053M

24 / 20watt

STR-A6059H

10 / 8 watt

STR-A6061H/HD

13 / 11 watt

STR-A6062H

15 / 13 watt

STR-A6069H

10 / 8watt

STR-A6079H

8 / 5 watt

  • Tegangan Vcc pin-5 agar bisa start min 13.8v – max 16.8v. Kalau over kan menyebabkan protek. Sirkit untuk start-up ada didalam ic sendiri dari pin-7,8, sedang jika power suply sudah bekerja akan diberikan dari tranfo switching lewat D2.
  • BR pin-2 untuk monitor tegangan input. Jika tegangan input drops dapat menyebabkan power FET didalam ic rusak. Jika pin-2 tegangan kurang dari 4.45v maka osilator akan berhenti bekerja (brown –out). Dan ic akan re-start bekerja kembali jika tegangan pin-2 lebih dari 5.2v (brown-in).

 

 

Trobelshuting jika tidak mau bekerja

  • Pastikan bagian sekunder tidak ada yang short.
  • Cek tegangan input dc 300v pada elko besar.
  • Cek tegangan start Vcc pin-5. Cek pin-Vcc tidak short dgn ground (ic rusak).
  • Cek elko C2 (umumnya 47u/50v), R2, D2.
  • Cek nilai Ra, Rb tidak molor. Atau cek C10 tidak bocor.
  • Cek sirkit umpan balik U51 dan photocpupler.

 

 

****************************

No comments: