Tuesday, January 14, 2014

TMPA8873 flyback tidak nyembur

 

Untuk melacak kerusakan jika teve menggunakan UOC TMPA 8873 flyback belum bisa nyembur maka harus dipahami dulu syarat-sayaratnya, yaitu

  • Ada tegangan B+
  • Ada tegangan st-by 5v untuk bagian mikrokontrol, dan mikrokontrol sudah bekerja.
  • Bagian horisontal mendapat tegangan suply 8v pada pin-17 H.start
  • Pin-13 mengoutputkan sinyal pulsa-pulsa horisontal yang kemudian diperkuat oleh Tr Hor-drive dan Tr Hor-out.

 

Memahami UOC TMPA8873.

TMPA8873 merupakan UOC (Ultra One Chip) chip Toshiba yang terdiri dari bagian-bagian :

  • Mikrokontrol
  • Pembangkit pulsa-pulsa sinyal defleksi Horisontal/Vertikal
  • Video IF Amplifier + Video detektor
  • TV/Video switch
  • Proseor Video-Chroma
  • Prosesor sinyal suara (audio) FM

 

Bagian Mikrokontrol dan syaratnya yang diperlukan agar bisa bekerja.

  • Pin-9 mendapat tegangan suply Vdd 5v
  • Pin-5 mendapat input tegangan RESET (4.5v)
  • Pin-57/58 merupakan jalur komunikasi data SDA/SCL dengan ic memori (4.5v)
  • Pin-6/7 digunakan untuk pembangkit pulsa-pulsa osilator sistim menggunakan X-tal 8Mhz (1~2v)
  • Pin-64 merupakan output kontrol POWER untuk menghidup-matikan teve. Pada posisi st-by tegangan 4v, dan pada kondisi power-on tegangan berubah menjadi nol. Pin ini digunakan untuk mengontrol hidup-matinya sirkit yang men-suply tegangan untuk Horisontal Vcc pin-17.

clip_image002

clip_image004

  • Pin-55 adalah suply input 5v untuk Pembangkit sinyal OSD
  • Pin-3 Key-in merupakan masukan untuk kontrol tombol2 pada Front Panel (5v - tetapi jika tombol dipencet-pencet tegangan akan berubah sesuai tombol mana yang dipencet)
  • Pin-63 IR-input merupakan masukan kontrol dari Remote receiver (4.5v)
  • Tuner kontrol untuk mengontrol tegangan tuning VT dan Band-switch. Tuner kontrol seting dapat dirubah-ubah melalui seting service mode, tergantung dari jenis Tuner yang digunakan. Kesalahan seting data tuner kontrol akan mengakibatkan tidak bisa terima siaran (hanya noise)

 

Bagian Horisontal

  • Mendapat tegangan suply Vcc 8v pada pin-17. Tegangan suply ini dikontrol hidup-mati oleh pin-64.
  • Sinyal horisontal-out dikeluarkan dari pin-13.
  • Mendapat masukan pulsa H.AFC dari flyback pada pin-12 untuk menjaga agar frekwensi horisontal stabil.
  • Pin-14 merupakan filter H.AFC.

clip_image006

 

Contoh sirkit kontrol on-off tegangan H.Vcc

  • Q510 dikontrol on-off oleh pin-64
  • Q808 merupakan switch on-off suply tegangan 8V untuk pin-17

clip_image008

 

Bagian Vertikal

  • Bagian vertikal osilator akan bekerja jika pin-47 telah mendapat tegangan suply Vcc 5v. Oleh karena itu jika tidak ada tegangan 5v pada pin ini akan menyebabkan problem vertical satu garis.
  • Pulsa vertikal out dikeluarkan dari pin-16.
  • Pin-15 adalah filter untuk bagian Vertikal-saw (pembangkit gigi gergaji)

 

Bagian Video IF.

  • Bagian IF terdiri antara lain dengan Penguat IF, AGC, AFT, PLL Video detektor.
  • Bagian IF akan bekerja jika telah mendapat suply tegangan Vcc 5v pada pin-35.
  • Sinyal IF dari Tuner diinputkan secara balance lewat pin-41/42 setelah melewati SAW-filter
  • Sinyal gambar (video CVBS) di-uotput-kan dari pin-30
  • Tegangan RF-AGC untuk Tuner dioutputkan dari pin-43
  • Sambungan tegangan AFT bagian IF ke bagian mikrokontrol sudah disambungkan secara internal didalam ic.
  • Pin-35 adalah merupakan filter bagian PLL detektor

clip_image010

 

Bagian TV/Video switch :

  • Didalam ic sudah memiliki kontrol T/AV secara internal. Input untuk sinyal TV adalah pin-26 dan input untuk sinyal Video-in adalah pin-24

 

Bagian Prosesor sinyal Video-Chroma :

  • Didalam ic secara internal sinyal Video dipisahkan menjadi sinyal Y (luminance) dan sinyal CH (chroma). Sinyal Y selanjutnya diproses oleh Y Proc dan sinyal chroma diproses oleh bagian Chroma Proc.
  • Setelah itu kedua sinyal digabung kembali sehingga diperoleh sinyal RGB-Out yang dioutputkan melalui pin-50/51/52
  • Untuk bagian warna tidak membutuhkan X-tal dan sebagai gantinya frekwensi diperoleh dari frekwensi X-tal bagian mikrokontrol.
  • Pin-46 adalah merupakan filter APC untuk bagian warna.

clip_image012

 

Jalur sinyal sinkronisasi.

  • Sinkronisasi dioutputkan dari pin-48 dan diinputkan ke pin-62
  • Terputusnya jalur ini akan menyebabkan suara muting dan auto-serch tidak bisa nyantol.

clip_image014

 

Prosesor sinyal suara :

  • Mendapat suply Vcc 5v pada pin-36
  • Sinyal suara FM 5.5 Mhz dioutputkan dari pin-31 dan diinputkan ke bagian FM demodulator pada pin-33
  • Setelah melaui proses penguatan dan FM demodulator, Sinyal audio TV-mono langsung dioutputkan lewat pin-38 untuk disambungkan ke jack AUDIO-out
  • Sinyal audio TV-mono tidak langsung (setelah melalui kontrol volume dan kontrol TV/AV switch) dioutputkan melalui pin-28 untuk disambung ke Audio-amplifier mono

 

TMPA8873 mempunyai fasilitas audio stero-input switch :

  • Sinyal Audio R-L diinputkan lewat pin-22/32
  • Sinyal Audio R/L out dioutputkan dari pin-28/29

clip_image016

 

 

***************************

No comments: