Monday, December 30, 2013

Mengganti Tr Horisontal rusak –Apa resikonya ?

 

Menjumpai transistor horisontal-out yang rusak . Maka ada beberapa macam RESIKO jika kita langsung menggantinya.

  1. Dihidupkan langsung jebol lagi
  2. Transistor panas……kalau dibiarkan resiko jebol lagi.
  3. Transistor normal. Tapi setelah beberapa lama (mungkin hanya beberapa hari, atau mungkin 3 bulan) kembali rusak lagi.
  4. Sampai lama tidak rusak lagi.

 

Dihidupkan langsung jebol lagi dapat disebabkan karena :

  • Cek tegangan B+ terlebih dahulu.
  • Flyback rusak. Dapat dicek pakai FBT tester atau dengan cara seri lampu dop 100w.
  • Kapasitor damper nilai drops, cek pakai kapasitor-meter
  • Transistor palsu. (…….paling sering dijumpai adalah C6090)
  • Baca ini juga 1
  • Baca ini juga 2
  • Mau buat sendiri FBT tester

 

Dihidupka  transistor panas.

  • Cek tegangan B+ terlebih dahulu
  • Cek elko pada primer tranfo horisontal driver.
  • Beberapa model untuk suply Vcc hor-drive menggunakan 2 macam sumber. (1) Untuk start berasal dari power supply , dan (2) Setelah teve hidup disuply dari arah flybak. Yang dari arah flyback ada komponen yang rusak
  • Def Yoke rusak. Mengganti def yoke dengan impedansi (ohm) yang lebih rendah juga dapat menyebabkan taransistor panas.
  • Kerusakan part pada bagian horisontal driver seperti, Resistor yang molor nilainya, faktor penguatan Transistor drops, Tranfo yang setengan short, solderan yang kurang baik.
  • Kerusakan flyback setengah short. Tapi hal ini biasanya disertai gejala gambar yang tidak normal.
  • Transistor tidak cocok atau palsu
  • Baca juga ini 1.
  • Baca juga ini 2.

 

Dihidupkan normal tetapi setelah beberapa hari atau bulan rusak lagi.

  • Problem semacam ini kadang yang agak sulit diketemukan penyebabnya
  • Cek tegangan B+ terlebih dahulu.
  • Tegangan B+ kadang melonjak, karena kerusakan bagian regulator.  Untuk mensiasati problem semacam ini – pasang diode pembatas tegangan seperti R2M atau R2K. Kalau diketemukan diode short berarti regulator problem
  • Pada pesawat model lama - osilator horisontal mungkin menggunakan “keramik resonator 503”. Yang berwarna biru biasanya sering bermasalah. Kerusakan komponen ini dapat menyebabkan frekwensi horisontal berubah, flyback “ngencrit”….trus transistor horisontal jebol. Gejala lain kerusakan part ini ditandai kadang gambar kadang roboh.
  • Kerusakan ic besar pada bagian H.AFC yang dapat menyebabkan frekwensi horisontal berubah, flyback “ngencrit” …..trus horizontal jebol (……sering dijumpai pada TDA9381)
  • Solderan yang kurang baik pada kapasitor damper atau tranfo driver

 

Sampai lama tidak rusak lagi.

  • Anda beruntung – kebetulan kualitas transistor horisontal yang lama mungkin kurang bagus

 

 

*************************************

No comments: