Sunday, December 29, 2013

China LA76810 flyback tidak nyembur

 

Langkah-langkah pemeriksaan jika horisontal belum mau start (flyback tidak nyembur)

Agar horisontal bisa start, maka syarat-syaratnya adalah.

  1. Power suply telah bekerja, sehingga ada tegangan B+ dan tegangan st-by 5v
  2. Mikrokontrol LC86xxxx sudah pada posisi “power-on” (bukan st-by)
  3. Horisontal osilator yang merupakan bagian dari LA76810 sudah mendapat tegangan “start”

clip_image002

 

Prosedure pemeriksaan :

  • Cek tegangan B+
  • Cek tegangan supply untuk H.Start untuk bagian horisontal osilator pada Resistor yang mensuply pin-25. Tegangan ada yang 8v, 9v, atau 12v (bisa berbeda untuk model yang berbeda). Tegangan yang masuk pada pin-25 sendiri sekitar 5v. Kadang pin-25 tidak ada tegangan, tetapi jika pin-25 solderan disedot, tegangan menjadi ada – ini artinya La76810 rusak.
  • Cek tegangan sekitar 3v pada pin-27 ( H-out), jika tidak ada tegangan artinya LA76810 rusak. sebenarnya yang dioutputkan dari sini merupakan pulsa-pulsa yang hanya bisa dilihat menggunakan osiloskop
  • Cek tegangan sekitar 0.7v pada Basis Tr Hor-drive
  • Cek tegangan suply pada kolektor Tr Hor-drive. Kadang tegangan ini tidak ada, tetapi jika transistor dilepas tegangan menjadi ada – ini menunjukkan LA76810 rusak.
  • Cek tegangan ac sekitar 1-2v pada sekunder tranfo hor-drive. Tidak ada tegangan menunjukkan bahwa osilator horisontal belum bekerja.

clip_image004

  • Jika sudah ada tegangan ac pada sekunder tranfo hor-drive atau basis transistor horisontal-out, maka hal ini menunjukkan osilator horisontal sudah bekerja.
  • Jika flyback belum juga nyembur maka kerusakan kemungkinan pada Transistor Horisontal-out, Flyback, Def Yoke atau ada jalur yang putus.

 

Tidak ada tegangan supply untuk H.Start dapat disebabkan :

  • Kemungkinan pertama mikrokontrol belum bekerja atau masih dalam posisi “st-by”. Karena tegangan H.Start dikontrol on-off oleh mikrokontrol.
  • Jika mikrokontrol “power-on” tetapi tegangan suply H.Start masih belum masuk. Maka artinya jalur transistor “switch” yang mengatur on-off tegangan suply H.Start bermasalah. Periksa transistor-transistor dan jalur printednya. Contoh gambar dibawah jalur ini adalah VD854 – 2SB892 (transistor switch on-off) – AN7812.
  • Pin-25 short. Coba di open solderan pada pin-25. Jika tegangan suply H.Start ada – artinya IC LA76810 rusak.

clip_image006

 

Cara memeriksa jika mikrokontrol sudah bekerja :

  • Gunakan Remote kontrol.
  • Tekan tombol power – tunggu sebentar maka tegangan pada pin-7 harus berubah (low-high atau sebaliknya).
  • Tekan lagi tombol power – tunggu sebentar maka tegangan pada pin-7 akan berubah lagi.

 

Prosedure pemeriksaan jika mikrokontrol belum bekerja (gambar dibawah contoh dari LC86xxxx)

  • Cek tegangan 5v supply Vdd pada pin-8
  • Cek tegangan RESET 4.5v pada pin-13 yang berasal dar V702.
  • Cek tegangan sekitar 1-2v pada kaki-kaki x-tal osilator. Jika tidak ada tegangan atau tegangan naik menjaddi 4v – artinya mikrokontrol rusak.
  • Cek tegangan SDA/SCL sekitar 4.5v.
  • Memori data error, atau pernah diganti dengan ic kosongan, atau pernah diganti dengan memori data yang berbeda

clip_image008

 

Catatan :

  • Untuk menghidupkan teve dapat digunakan tombol Ch-up, tetapi tidak dapat untuk mematikan teve. Tegangan kontrol dari tombol front panel masuk ke mikrokontrol lewat pin-9 (Key-in). Pada pin ini harus ada tegangan 5v, dan jika salah satu tombol di-tekan tegangan harus berubah turun sesuai dengan tombol mana yang ditekan.
  • Memori yang dijual diluaran merupakan memori kosongan. Di pabrik memori ini diisi terlebh dahulu (diprogram atau diflash) dengan data tertentu.

 

****************************

Teori dasar elektronika :

  • Transistor kecuali dapat digunakan sebagai penguat (amplifier) juga dapat digunakan untuk “switch on-off”
  • Dikatakan “on” jika kolektor-emitor “terhubung”
  • Dikatakan “off” jika kolektor-emitor “putus”
  • Transistor jenis 2SC atau 2SD akan “on” - jika basis mendapat tegangan “lebih dari 0.7v”
  • Transistor jenis 2SA atau 2SB akan “on” jika basis tegangan “kurang dari 0.7v atau nol”

 

**************************************

No comments: