Sunday, June 9, 2013

CCFL Backlight inverter (materi training P Hello)

 

materi training anggota P Hello Jogja 9 Juni 2013

Gejala kerusakan BL-inverter :

  • Ada suara –layar gelap (pesawat tidak menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar nyala sebentar – terus pesawat mati sendiri (pesawat menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar kedip-kedip

Contoh pin-out konektor BL-inverter kontrol :

1

Gnd

Ground

2

Vcc

(input) Suply tegangan Vcc

3

BL-on

(input) Kontrol on-off BL-inerter 0v=off 3v=on

4

ADim

(input) Kontrol terang-gelap lampu BL 2 – 3v

5

PWM Dim

(input) Kontrol terang gelap lampu BL berupa pulsa PWM

6

Err/SOS

(output) Normal=0v . Jika ada tegangan maka pesawat akan mati protek

Catatan :

  • Suply tegangan Vcc untuk setiap pesawat belum tentu sama
  • Adim/PWM dim hanaya salah satu yang digunakan

clip_image002

 

Blok BL-inverter terdiri dari :

  • IC Driver : sebagai pembangkit pulsa osilator untuk mendrive bagian FET output amplifiter.
  • FET output amplifer (half-bridge atau full bridge)
  • Tranfo HV, sebagai pembangkit tegangan tinggi (menggunakan tunggal atau beberapa tranfo)
  • Sirkit protektor

 

Sirkit protektor :

  • OVL = Over Voltage protektor - jika tegangan tinggi dari tranfo HV over, maka ic drive akan tidak bekerja
  • OLP = Open Lamp protektor – jika salah satu lampu tidak menyala maka Ic drive akan tidak bekerja

clip_image004

  • OVP ===> VS (voltage sensor)
  • FB ===> IS (current sensor)/feedback agar ccfl stabil
  • S3 ===> IS (current sensor)/open lamp

 

Beberapa penyebab  BL-inverter tidak kerja (lampu CCFL tidak nyala) :

  • Nyala lampu CCFL bisa diintip dari lubang yang ada dibelakang panel
  • Cek tegangan Vcc
  • Cek tegangan kontrol BL-on
  • Cek tegnagn kontrol dimmer

 

Beberapa penyebab BL-inverter mati protek.

  • Salah satu lampu CCFL tidak nyala (lepas/rusak/los kontak)
  • Salah satu tranfo rusak (setengah short/setengah putus)
  • FET atau IC driver rusak
  • Keramaik kapasitor tegangan tinggi rusak
  • Solderan los kontak

 

BL-inverter error kode :

  • Panasonic : kedip 1x
  • Sharp : kedip 1x

 

Catatan contoh beberapa pin-out ic driver yang penting diketahui :

FB

Feedback mendapat input dari R-sense bagian output untuk mengkontrol agar arus CCFL stabil

ENA/STB

Input kontrol on-off

COMP

Mendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol protek over voltage

IS

Mendapat input dari kontrol Dimmer

VS

Mendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol agar nyala CCFL stabil

TIMER

Dipasang kapasitor untuk menunda kerja protek pada saat BL-inverter dinyalakan pertama kali. Jika dipasang langsung ke groung maka sistim protek akan lumpuh

ERR/SOS

Jika protektor bekerja, maka pin ini akan mengeluarkan tegangan

   

clip_image006

 

Kerja DIMMER pada penyalaan CCFL.

clip_image010clip_image012

                         CCFL nyala redup                                                                                                CCFL nyala terang

 

 

clip_image014FET AMPLIFIER HALF BRIDGE

 

clip_image016

HALF BRIDGE FET AMPLIFIER (non isolated). Disini Vcc mendapat tegangan rendah (misal 24v)

 

clip_image018

FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolated), disini VCC mendapat tegangan 385v, ic driver ada pd bag sekunder (COLD chasis)

 

clip_image020

FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolater), disini FET mendapat tegangan 385v (HOT Chasis), ic driver juga ada pd bag primer (HOT chasis)

 

 

clip_image022

FET AMPLIFIER FULL BRIDGE (menggunakan 2 buah ic)

 

 

***********************************************

No comments: