Sunday, March 3, 2013

Yang dilakukan sebelum mem-“vonis” ic program rusak

KASUS :

  • Datang konsumen membawa Polytron slim 21” dengan UOC (ic tunggal tempel).
  • Info pesawat sudah diperbaiki teknisi, dan divonis katanya “ic program yang rusak” serta sudah hampir sebulan dicarikan partnya tidak ketemu.

 

PEMERIKSAAN

  • Coba dihidupkan lampu indikator merah tidak nyala
  • Cek tegangan 5v untuk bagian mikrokontrol……ada. Jika tidak tahu nomor pin kaki untuk Vcc bagian mikrokontrol, maka cara paling mudah adalah mengukur tegangan pada Vcc IC memori.
  • Cek dengan osiloskop osilator sistim pada kedua kaki X-tal. Ternyata osilator tidak kerja (belum nampak ada pulsa-pulsa)
  • Maka kami lanjutkan cek tegangan pada output pin-RESET…….ternyata tegangan nol. Jika tidak tahu nomor pin kaki Reset, maka kami ukur pada output IC Reset.
  • Cek tegangan pada input IC Reset ada………oh jadi mungkin IC Reset rusak…..
  • Tetapi setelah diamati lebih lanjut ternyata pemasangan IC Reset oleh teknisi sebelumnya terbalik input-outputnya……….Setelah IC Reset dikembalikan pada posisi normal….tegangan output IC Reset langsung ada……dan lampu indikator merah dapat menyala……..
  • Coba di power dengan pencet tombol “Chanel-up”…….tetap belum mau “on” lampu indikator merah tetap menyala.
  • Cek lagi osilator……… ternyata masih belum bekerja….
  • Maka cek tegangan-tegangan pada kedua kaki X-tal…….hasilnya tegangan normal……….maka kemungkinan X-tal yang rusak.

 

SOLUSI :

  • Ganti X-tal 8Mhz……
  • …….dan pencet tombol Chanel-up…….indikator merah langsung padam…….dan pesawat hidup normal.

 

 

******************

Catatan :

  • Jika tegangan-tegangan pada kaki X-tal nol atau lebih dari 2v….bisanya menunjukkan ic rusak.

No comments: