Friday, March 8, 2013

Panasonic MX5Z 10 menit mati sendiri

KASUS :

  • Panasonic chasis MX5Z menggunakan TDA9381.
  • Problem kalau dihidupkan sekitar 15 menit akan mati.

 

SOLUSI (teve sering mati sendiri)

  • Cek dengan seksama….sebelum mati seluruh raster akan berubah dan dipenuhi menjadi garis2 horisontal dan ada suara ngencrit.
  • Pengalaman menjumpai gejala kerusakan seperti ini biasanya berhubungan dengan problem H.AFC.
  • Langsung saja buka skematik dan pelototi bagaian H.AFC……kemudian tertuju pada sirkit bagian pulsa H.AFC dari flybak ke IC TDA9381………Nah disini kemungkinan biang keladinya……….ternyata sirkit H.AFC mirip dengan punya SAMSUNG dimana H.AFC bukan diambil dari kaki flyback, tetapi dari pulsa Kolektor Transistor Horisontal lewat kapasitor C562 471/2Kv seperti terlihat pada gambar dibawah (TPA018).
  • Pada model-model SAMSUNG yang juga menggunakan TDA9381 sering dijumpai kalau kapsitor semacam ini bocor akan menyebabkan horisontal tidak kerja.

 

clip_image002

  • Setelah penggantian C562……..achirnya teve sudah tidak mati-mati lagi…….tetapi masih tersisa masalah lain, yaitu : “ kadang-kadang gambar geser kekiri”

 

SOLUSI ke 2 (gambar geser kekiri).

  • Gambar geser kekiri secara teori masih berhubungan dengan sirkit H.AFC.
  • Pengecekan part-part pada sirkit H.AFC…..achirnya menemukan biang keladinya…..yaitu zener D558 sedikit bocor.

 

 

Kenapa kalau C562 bocor menyebabkan horisontal mati tidak kerja ?

Setelah membaca datasheet IC TDA935x6x/8x/, maka diperoleh keterangan bahwa TDA9381 mempunyai 2 macam sistim protek seperti bunyi cuplikan dibawah ini :

clip_image004

 

 

Maksud tulisan diatas kurang lebih sebagai berikut :

IC mempunyai 2 macam sistim protek input.

clip_image006

(1) Pertama sistim protek “second phase detecor’ atau PH2 (H.AFC2). Sirkit PH2 ini mendapat pulsa dari flyback lewat input pin-34. Karena kerusakan C562 yang bocor, maka akan menyebabkan pin-34 mendapat tegangan kebocoran , sehingga horisontal akan mati protek. Normal tegangan pada pin ini hanya sekitar 0.2v

(2) Sitim protek yang kedua adalah “EHT” yang diinputkan lewat EHTO pin-36. Normal tegangan pada pin ini sekitar 2v. Jika pin mendapat tegangan   lebih dari 3v maka akan menyebabkan horisontal mati protek. Pin ini biasanya dihubungkan dengan sistim X-ray protector

 

 

**********************

No comments: