Sunday, February 10, 2013

Trik hairdryer untuk mencari kerusakan

Hairdryer ternyata kadang dapat dimanfaatkan untuk mencari lokasi (trobelshuting) bagian yang rusak. Ini adalah contoh-2 yang pernah kami lakukan.

 

KASUS 1.

  • Toshiba lama layar besar dengan problem timbulnya gangguan hitam-hitam pada bagian pinggir kanan layar - setiap pertama kali dihidupkan. Lama-lama gangguan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Problem ini cukup sulit kami analisa atau cari penyebanya
  • Coba-coba kami panaskan menggunakan hairdryer pada bagian-bagian tertentu secara berpindah-pindah pada komponen-komponen main-board
  • Ketika kami panaskan pada salah satu konektor penghubung antar 2 main-board, ternyata gangguan tersebut cepat hilangnya.
  • Setelah konektor kami bersihkan dengan kontak cleaner, problem langsung sembuh

 

KASUS 2.

  • Sony 29 inch model canggih yang cukup rumit dengan problem gambar dan warna yang tidak normal.
  • Kami coba panaskan setiap modul menggunakan hairdryer.
  • Ketika kami panaskan modul “Comb-filter” yang berfungsi untuk memisahkan sinyal Luminan dan sinyal warna…..ternyata gambar dan warna langsung menjadi normal.
  • Langsung kami bongkar blok modul tersebut dan kami jumpai beberapa kapasitor elkonya yang sudah kering setelah cek dengan esr-meter.
  • Penggantian beberapa elko achirnya menyelesaikan masalah.

 

KASUS 3.

  • LCD dengan problem gambar lama-lama hilang dan layar hanya gelap saja (back light tetap menyela)
  • Analisa berdasarkan pengukuran tegangan dan cek dengan osiloskop, modul T.con yang bermasalah.
  • Untuk memastikan - pada saat layar gelap maka kami coba panaskan modul T.con dengan hairdryer…….dan ternyata gambar bisa muncul lagi…….tetapi setelah agak lama gambar menjadi gelap lagi
  • Jadi benar analisa kami bahwa modul T.con yang bermasalah………..problem selanjutnya adalah mencari modul T.con untuk penggantinya.

 

KASUS 4.

  • Panasonic 34” dengan sirkit yang cukup rumit dan canggih dengan problem kadang dapat dihidupkan dan kadang tidak.
  • Analisa kami problem disebabkan modul “mikrokontrol” yang bermasalah.
  • Kami coba panaskan dengan hairdryer modul tersebut……dan ternyata pesawat dapat dihidup-matikan secara normal.
  • Jadi analisa kami benar…….sayangnya ketika kami tanyakan ke SC……..modul tersebut sudah diskontinyu dan tidak tersedia lagi……..dan kalaupun ada harga terachir yang pernah dijual adalah 400ribu lebih.

 

 

************************

No comments: