Friday, October 26, 2012

Bagaimana cara memeriksa flyback yang rusak



Seorang teknisi bertanya : “Bagaimana cara memeriksa flyback (fbt) yang rusak”
Tidaklah mudah menjawab pertanyaan seperti ini.  Sebab ada beberapa macam jenis kerusakan yang terjadi pada sebuah flyback dengan tanda-tanda yang berbeda dan cara me-meriksa-nya tentu juga berbeda

JENIS KERUSAKAN
GE JALA  KERUSKAN/TANDA-2/CARA CEK
Kumparan/lilitan didalam ada yang short/terbakar
-          Menyebabkan transistor horisontal rusak C-E short. Jika diganti akan rusak lagi
-          Power supply mengeluarkan bunyi ngiiii…k
-          Resistor ABL ada yang gosong terbakar
-          Kalau hanya setengah short menyebabkan tegangan B+ drops dan transistor horisontal panas
-          Bagian bodi ada yang mengelembung, ada semacam lelehan, retak, warna berubah
-          Kerusakan dapat dicek menggunakan “Flyback ringing test”
Tegangan tinggi untuk anoda short
-          Tegangan B+ drops
-          Kadang flyback mengeluarkan bunyi
-          Tidak keluar tegangan fokus dan screen
-          Diukur antara kop anode tegangan tinggi HV dengan pin-Ground atau pin-ABL menggunakan ohm meter (x10), ada kebocoran hubungan.  Hal ini sering terjadi pada flyback yang menggunakan internal kapasitor tegangan tinggi HV
Kumparan primer dan sekunder short
-          Tegangan B+ short atau nol
-          Dapat dicek menggunakan ohm meter. Antara pin-Kolektor dengan pin-Ground ada hubungan
Kumparan ada yang putus
-          Hal ini jarang terjadi. Umumnya disebabkan ada pemaksaan saat dicoba untuk melepas
-          Dapat di cek menggunakan ohm meter
Tegangan tinggi bocor
-          Hanya dapat diketahui pada kondisi flyback terpasang.
-          Ada suara pletek-2 dari arah bodi flyback  yang disertai loncatan api.
-          Kalau rusaknya masih ringgan hanya menimbulkan suara desis.  Dan kalau diamati pada ruangan gelap, nampak ada bunga api keluar dari bodi flyback
Diode tegangan tinggi rusak
-          Dapat diketahui pada kondisi terpasang. Atau menggunakan Flyback tester khusus.
-          Tidak keluar tegangan tinggi HV, Fokus, Screen
-          Tegangan lain-2 seperti Heater, Vertikal tetap keluar
-          Kalau masih setengah rusak, gambar tidak bisa terang dan raster mengembang arah vertical maupun horizontal (blooming)
Tegangan tinggi keluar balik kearah bagian bawah flyback
-          Dapat diketahui pada kondisi terpasang.
-          Keluar loncatan api dari bagian bawah flyback yang disetai suara pletek-2.
-          Kapasitor pada pin-ABL short
-          Kadang dapat merusakan komponen-2 lain
Kabel tegangan tinggi luka/berlubang
-          Dapat menimbulkan suara pletek-2 dan keluar loncatan bunga api dari bagian yang luka
Kabel tegangan tinggi udah tua sehingga mengalami penurunan kualitas, tidak tahan terhadap tegangan tinggi
-          Menimbulkan suara ngeses
-          Ambil kuas kering. Usapkan pada seluruh bagian kabel tegangan tinggi. Suara ngeses akan makin keras. Dan jika ruangan gelap akan nampak bunga api meloncat ke arah kuas.
Screen  tidak kerja/atau tegangan naik-turun
-          Dapat diketahui pada kondisi terpasang
-          Gambar kadang gelap-terang
-          Diukur tidak ada tegangan screen walaupun posisi VR maks/aatau tegangan naik-turun
-          Disebabkan kerusakan pada kontak internal VR
Fokus tidak kerja/tegangan naik-turun
-          Dapat diketahui pada kondisi terpasang
-          Gambar kadang focus kadang tidak
-          Disebabkan kerusakan pada kontak internal VR
Karet kop anode bocor
-          Dapat diketahui pada kondisi terpasang
-          Keluar api dari sekeliling karet kop anode
-          Umumnya karena umur sudah tua sehingga mengalamai penurunan kualitas. Tetapi kadang hanya disebabkan karena adanya kotoran antara CRT dengan kop anode.

No comments: