Monday, January 31, 2011

Tips AKARI suara desis (LA76810A/B)

Mungkin pernah menjumpai model AKARI dimana mengalami problem “suara desis”.
  • Ketika dicek lewat service-mode ternyata frekwensi FM audio yang seharusnya 5.5Mhz  berubah ke 6 atau 4.5.
  • Data dapat dirubah menjadi 5.5 lewat service-mode
  • Tetapi tetapi masalahnya data tetap akan kembali lagi berubah ke 6 atau 4.5 setelah keluar dari service-mode
Solusi :
Ada beberapa bloger yang membuat tulisan semacam ini, dimana solusinya adalah mengganti IC EEPROM.
Sebenarnya problem ini dapat diselesaikan tanpa harus menggnati EEPROM. Cuma prosedurenya memang agak panjang. Caranya adalah sebagai berikiut :
  • Masuk ke  servis-mode (MENU pada front panel dan SLEEP pada remote)
  • Pilih menu nomor 11.
  • Ubah nilai data OPT-COLOR-SYSTEM dari “1” ke “2”
  • Ubah nilai data OPT-SIF-System dari “0” ke “1”
  • Keluar dari servis-mode (SLEEP2x)
  • Masuk ke main menu (dengan menekan-nekan tombol MENU).
  • Pilih menu SYSTEM
  • Ubah “M/N” menjadi “B/G”
  • Keluar dari main menu
  • Masuk kembali ke servis-mode lagi.
  • Pilih menu nomor 11 lagi (untuk mengembalikan nilai data yang telah dirubah)
  • OPT_COLOR-SYSTEM ubah kembali menjadi “1” seperti semula.
  • OPT_SIF-SYSTEM ubah kembali menjadi  “0” seperti semula
  • Keluar dari servis-mode.
  • Lakukan Auto search ulang
  • Bereeeessssss………………
++++++++++++++++++++++++++++

Sunday, January 23, 2011

Tips kerusakan data korup pada LA76810A

Kami sering terima teve yang sudah bekas direpair dan nampak sudah dicoba diganti macam-macam partnya seperti tuner, IC LA76810, IC memori atau IC mikrokontrol. Pada hal asal mulanya pesawat tersebut sebenarnya tidak ada part yang rusak. Problem disebabkan karena data korup pada ic memorinya.
Dibawah ini adalah beberapa catatan kami mengenai kerusakan yang disebabkan karena salah adjustment atau data korup pada teve yang menggunakan LA76810A


Cara masuk ke nomor MENU 4 hingga 13

  • Lihat MENU 3.
  • Ubah SETUP SELECT atau PAGE menjadi 1
76810/76818
  • Kesalahan pilihan jenis ic yang digunakan dapat menyebabkan problem (a) Raster kedip-kedip atau (b) Muncul gambar silang (cross)


POWER ON KEY

  • 1 = tombol CH+ berfungsi sebagai kontrpl power-on
  • 0 = tombol tidak fungsi
TUNER OPTION
(tuning mode)
      Kesalahan data dapat menyebabkan tidak terima siaran (tuner tidak fungsi)
  • 0 = jika digunakan tuner jenis VS
  • 1 = jika digunakan tuner jenis FS atau PLL
      Baca : Memahami macam-macam jenis tuner


SEARCH CHECK

  • Normal adalah 0
  • 1 = menyebabkan Auto-Search otomatis muncul sendiri beberapa detik setelah teve dihidupkan
BAND OPTIONBerhubungan dengan data TUNER OPTION. Kesalahan data menyebabkan tidak terima siaran (tuner tidak fungsi).
  • Jika tuner yang digunakan jenis VS (tuner option 0). Maka diisi 3 = jika menggunakan tuner jenis 2 band SW. Atau diisi 2 = jika menggunakan tuner jenis 3 band SW
  • 2 = jika menggunakan tuner jenis FS (tuner option 1)
STEREO OPTIONKesalahan dapat menyebabkan Volume satu strip suara langsung keras
  • 0 = jika menggunakan sebuah penguat Audio mono
  • 2 = jika menggunakan 2 buah penguat Audio stereo
  • 3 = jika menggunakan IC kontrol balance
FM LEVELUmumnya dipilih 15. Jika nilai kecil dapat menyebabkan suara kemresek


VIF SYS SW
 
  • 1 = SAW filter yang digunakan 38.9. Ini yang banyak digunakan
  • 0 = jika SAW filter yang digunakan 38.0
Jika salah data dapat menyebabkan :
  • Auto-Search tidak nyantol atau sebagian tidak nyantol
  • Chanel sebagian tidak keluar warna
  • Chanel sebagian suara kemresek
CD MODE
  • Umumnya dipilih 0.
  • Kesalahan dapat menyebabkan gambar rolling
CROSS BW
  • Umumnya dipilih 0
  • Kesalahan dapat menyebabkan tidak terima siaran dan yang muncul adalah raster gelap (0), raster putih polos (2), gambar silang (3)

Tuesday, January 18, 2011

Kerusakan kabel tegangan tinggi dan kop tegangan tinggi.


 
Loncatan api yang berasal dari kabel tegangan tinggi dapat terjadi karena umur kabel sehingga mengalami ”degradasi” atau penurunan kualitas sehingga tidak tahan tegangan tinggi lagi. 
  • Kerusakan ringan ditandai dengan timbulnya suara ngeses
  • Kerusakan berat ditandai dengan timbulnya suara pletek-pletek.....dan kalau diteliti mungkin akan dijumpai ada bagian kabel yang berlubang hitam kecil

Untuk memeriksa kerusakan kabel tegangan tinggi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Ambil kuas yang kering.
  • Buat agar ruangan menjadi gelap
  • Sapukan pelan-pelan kuas sepanjang kabel tegangan tinggi dan amati dengan seksama ujung kuas yang disapukan.
  • Jika kabel tegangan tinggi rusak, maka akan muncul corona.
Solusi yang dapat dilakukan antara lain adalah :
  • Mengganti kabel tegangan tinggi. Dengan cara ini sambungan kabel tegangan tinggi harus diisolasi sebaik mungkin.
  • Memberikan isolasi tambahan pada kabel tegangan dengan isolator listrik (warna hitam)
  • Menggunakan slang plastik sebagai isolasi (bisa dibeli dari toko aquarium).
  • Pastikan bahwa kabel tegangan tinggi tidak menempel atau terlalu dekat dengan tabung gambar, def yoke atau rear cabinet.



Apakah kop bocor dapat menyebabkan kerusakan ?

Pengalaman kami kop yang bocor dapat menyebabkan kerusakan. Ini terjadi pada teve china 14 ich dimana berulang kali selalu rusak transistor A1015 nya setelah dihidupkan beberapa jam. Setelah kami amati dengan seksama ternyata :
  • Kebocoran kop menyebabkan kadang terjadi loncatan api kearah kabel degausing yang melintang pada bagian sebelah atas kop.
  • Dan hal ini menyebabkan kerusakan part yang lokasinya dekat dengan konektor kabel degausing, dimana kebetulan ada transistor A1015,
  • Sebagai solusi maka kami lilitkan beberapa gulungan kabel engkel pada kabel digausing yang kena loncatan api tersebut. Ujung kabel tersebut lalu dihubungkan ke ground, dengan tujuan  agar kalau terjadi loncatan api, langsung lari ke ground lewat kabel ini.


*********************************

Monday, January 17, 2011

Memahami cara kerja dan trobelshuting STR ic regulator

Revisi 01 April 2011

Yang dimaksud dengan STR pada tulisan ini misalnya adalah regulator Sanken seri STR-F/G/W dan Fairchild seri KA05Q

Adalah merupakan ic Quasy Resonant Flyback (QRF) Swiching Regulator yang terdiri dari (a) kontrol IC dan (b) power MOSFET yang dikemas menjadi satu kesatuan. Regulator ini didesain sehingga hanya membutuhkan sedikit komponen luar.
image Sanken

Cara kerja

1. UVLO (under voltage lock out)
Regulator akan mulai bekerja jika tegangan Vcc start-up pada pin-4  mencapai 16v. Setelah power suply bekerja selanjutnya tegangan Vcc akan diganti disuply dari tanfo switching melalui sebuah diode penyearah. Pada saat sirkit telah bekerja jika tegangan Vcc kurang dari 15V, kontrol regulator akan masih tetap bekerja. regulator akan berhenti bekerja (protek)  jika tegangan suply Vcc drops hingga kurang dari 11v.
 
2. Kontrol umpan balik (pin-1)
Regulator bekerja menggunakan sistim PWM, dimana agar tegangan keluaran B+ stabil dikontrol oleh sirkit umpan balik dari tegangan keluaran B+ >>> photo-coupler >>> pin-1. Sebuah kapasitor dipasang pada pin-1  digunakan untuk mencegah agar kalau ada gangguan noise tidak mengganggu sistim kerja.
 
3. Soft start (pin-5)
Pada saat power dihidupkan pertama kali, maka sirkit uman balik belum bekerja karena belum ada tegangan keluaran B+. Hal ini menyebabkan arus start yang berat pada MOSFET. Untuk mencegah hal ini maka regulator diperlengkapi dengan sirkit soft start secara internal dan sebuah kapasitr  filter eksternal.
Jika power suply digunakan untuk Monitor misalnya, maka frekwensi  regulator perlu disinkronisasi. Sinyal sinkronisasi dari luar dapat di-inputkan lewat pin-5
 
4. Protektor
Regulator diperlengkapi dengan macam-macam protektor.
  • Over-current protektor (OCP) atau Over Load protektor (OLP). Misalnya jika terjadi kerusakan pada flyback atau def yoke, maka akan menyebabkan beban tegangan B+ over. Jika terjadi hal demikian maka regulator akan mati protek sehingga IC tidak rusak. Sebagai sensor over current adalah resistor dengan nilai kecil yang dipasang pada pin-2 ke ground.
  • Short protektor. Jika tegangan keluaran B+ short, maka regulator akan mati protek.
  • Over-voltage protektor (OVP). Regulator yang tidak diperlengkapi dengan protektor maka jika jalur umpan balik terputus dapat menyebabkan tegangan keluaran dari tanfo switching naik atau power regulator rusak.. Dengan OVP regulator akan mati protek jika tegangan suply Vcc pin-4 naik melebihi 22.5v.
  • Thermal protektor. Regulator akan berhenti bekerja jika temperatur mencapai 140 derajat celcius.

6. Auto start.
Regulator akan auto start secara otomatis jika mati sendiri (protek) setelah OVP atau OCP



Trobelshuting

1. Tidak dapat start.
Dapat disebabkan karena :
  • Tidak ada tegangan suply start-up Vcc atau tegangan kurang dari 16v
  • Elko filter tegangan suply Vcc kering.
 
2. Led indikator kedip-kedip
Kalau diperiksa tegangan suply Vcc goyang-goyang. Hal ini disebabkan karena regulator hidup-mati karena OVLO kerja., regulator mati-protek dan hidup auto start secara berulang. Kalau dimatikan elko besar biasanya masih menyimpan sisa muatan.
Dapat disebabkan karena :
  • Elko filter tegangan suply Vcc pada pin-4 kering. Ganti dengan nilai yang sama atau sedikit lebih besar.
men-triger UVLO
  • kapasitor filter pada input umpan pin-1 balik kering nilai menurun
men-triger OLP
  • Diode penyearah dari tranfo switching rusak (kadang kalau diperiksa dengan avo-meter nampak seperti masih bagus)
menyebabkan tegangan suply Vcc dari tranfo switching drops (UVLO)
  • Kerusakan part atau jalur putus pada sirkit umpan balik dari tegangan B+ ke regulator lewat photocoupler
men-triger OVP
  • Elko filter tegangan B+ kering
men-triger OVP
  • Salah satu tegangan keluaran dari bagian sekunder tranfo switching ada yang short (beban over)
mentriger OLP
  • Kapasitor soft start nilai menurun
mentriger OLP
 
3. Timbul gangguan suara (noise)
Dapat disebabkan karena :
  • Gulungan tranfo kendor.
  • Kalau ada kapasitor keramik - kadang dapat menimbulkan gangguan noise karena mempunyai karakteritik piezoelectrik seperti kristal resonator. Ganti dengan kapasitor film.
 
4. Saat st-by tegangan normal. Tetapi ketika power di-on-kan regulator langsung mati protek tidak ada tegangan pada bagaian sekunder. Elko besar masih menyimpan muatan.
Dapat disebabkan karena :
  • Sensor OVP resistor nilai kecil pada pin-2  ke ground nilai molor sehingga men-triger OLP atau OCP.
  • IC regulator rusak

Catatan : Hati-hati ketika  regulator tidak kerja. Karena mungkin elko besar masih menyimpan muatan ketika dimatikan.

 

************************************

Tuesday, January 11, 2011

Pesawat OK sendiri tanpa diapa-apakan.

Pertanyaan dari sdr Cristian herling ,
Selama ini saya mengikuti artikel2 yg bapak tulis,d an menurut saya sudah sangat lengkap membahas kerusakan2 pada sebuah tv . Kalaupun ada yg belum pernah bapak bahas, mungkin salah satunya adalah tentang tv yg semula rusak mati total/standy, yg kemudian dibongkar/diperiksa. Dan sang teknisi Tidak menemukan kesalahan apapun, termasuk tidak menemukan solderan yg retak. Kemudian mesin dipasang lagi dan iseng2 dicoba, dan ajaibnya tv yg tadinya rusak/standby tidak mau nyala, sekarang menyala normal dan sembuh total padahal tidak dilakukan tindakan perbaikan apapun kecuali membongkar ,memeriksa dan memasang kembali. Tapi dalam beberapa hari atau dalam waktu yg tidak bisa ditentukan penyakit tv bisa kambuh lagi dan setelah di bongkar dan di pasang tv bisa menyala normal .dan hal seperti itu adalah kejadian nyata, dan bukan disebabkan oleh solderan retak ataupun soket kendor .teknisi memang menaruh kecurigaan pada elco namun segan. Untuk menganti elco2 yg dicurigai karena tanpa digantipun tv nyatanya hidup dan kalaupun diganti, belum tentu itu adalah elco yg bermasalah karena penyakit hanya kambuh sewaktu waktu. karena itu saya menunggu nunggu ulasan bapak mengenai kerusakan semacam ini, cara penanganannya ,dan teori tentang kerusakan yg sembuh sendiri setelah di bongkar .Demikian ,atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih
Menjawab pertanyaan sdr Cristian Herling.
Menghadapi kasus seperti ini kami sudah pernah hadapai berulang kali. Memang butuh waktu untuk menyelesaikannya.
Tetapi pasti ada masalah part, solderan atau printed retak rambut. Kemungkinan part adalah intermitent (kadang kontak-kadang tidak), atau mau rusak (kadang baik kadang rusak).
Menghadapi kasus seperti ini maka yang kami lakukan adalah :
  • Pertama cabinet tetap dalam keadaan terbuka. Posisi pcb ready untuk sewaktu-waktu melakukan pengkuran-pengukuran.
  • Taruh pesawat didekat kita bekerja setiap hari, agar dapat terus dimonitoring Hidupkan pesawat seperti pemakaian sehari-hari.
  • Kedua .........kita mesti bersabar..........menunggu hingga muncul kerusakan.
  • Begitu muncul kerusakan, segera lakukan pengukuran-pengkuran. Apakah tegangan B+ normal atau power suply tetap kerja. Apakah bagian horisontal masih kerja dst....dst. Minimal kita harus menemukan bagian mana yang problem dahulu.
  • Kalau bagian yang problem sudah diketemukan, baru kita evaluasi kira-kira part apa yang rusak, kemungkinan pcb retak rambut, atau kemungkinan solderan yang kurang sempurna.

Untuk pesawat yang sudah berumur (atau pesawat china yang masih baru  sekalipun) kami selalu melakukan pemeriksaan pada elko-elkonya terlebih dahulu setiap akan reparasi. Sebab kadang elko-elko kering sering menyebabkan kerusakan yang aneh-aneh yang sulit dievaluasi dengan pengukuran-pengukuran tegangan maupun visual gejala-gejala yang nampak. Kalau memiliki ESR meter maka kita tidak akan malas untuk melakukan pemeriksaan seberapa banyak yang akan kita periksa, sebab dapat dilakukan tanpa melepas elko-elko tsb dari pcbmya dan tidak memakan waktu lama.

Contoh kasus : Pesawat tidak ada suara dan gambar setelah dipakai satu-dua hari.
  • Setelah kami tunggu-tunggu bebarapa hari, problem baru muncul kembali
  • Tanpa mematikan pesawat terlebih dahulu, langsung kami lakukan pengukuran-pengukuran.
  • Cek tegangan B+ OK.
  • Cek tegangan heater tidak ada, berarti bagian defleksi horisontal tidak kerja.
  • Cek tegangan H. Vcc OK
  • Cek tegangan driver basis pada transistor horisontal dive OK
  • Cek tegangan supply kolektor transistor horisontal driver OK
  • Cek tegangan drive pada transistor HOT (horisotal output transistor) tidak ada.
  • Maka kecurigaan jatuh pada transistor horisontal drive yang kadang kerja kadang tidak.
  • Setelah kami ganti, ternyata dugaan kami benar. Pesawat OK terus……..... setelah di- running test hingga seminggu lebih.
 
Contoh kasus lain : vertikal kadang melipat bagian atas
  • Ketika kami buka cabinetnya pesawat kembali normal sendiri dan sudah diketok-ketok, problem tetap tidak muncul
  • Kami running satu hari problem tetap tidak muncul. Maka pesawat kami serahkan kembali ke pemilik.
  • Setelah beberapa hari pesawat kembali problem.
  • Kali ini kami lakukan pemeriksaan secara visual dengan lebih teliti dari bagian bawah maupun bagian atas pcb.
  • Pemerisaan dari bagian bawah pcb tidak menemukan masalah solderan yang mencurigakan.
  • Pemeriksaan visual dari bagian atas : kami melihat ada satu resistor yang salah satu kakinya sedikit terangkat. Maka kami lakukan solder ulang pada kaki reistor tersebut.
  • Dan ternyata hasilnya OK ........banget.
 
******************************

Wednesday, January 5, 2011

Bagaimana mem-vonis IC UOC rusak

Kami pernah mendapat pertanyaan tentang teve yang menggunakan  satu ic besar. : “Bagaimana cara mem-vonis bahwa ic tersebut rusak”. Suatu pertanyaan sederhana tetapi butuh jawaban yang panjang jika pertanyaan tersebut berasal dari teknisi pemula. Mereka kadang ragu atau takut untuk mem-vonis bahwa ic tersebut rusak. Harga ic yang tidak murah  menjadi pendorong mereka untuk tidak langsung berani untuk mem-vonis bahwa ic tersebut rusak. Jangan-jangan nanti sudah dibelikan baru, ternyata pesawat tetap problem.
Jawaban yang singkat untuk pertanyaan tesebut adalah sederhana saja: “Periksa masing-masing fungsi apakah bekerja dengan normal.”
Atau lebih jelasnya adalah sebagai berikut.


IC besar atau Satu ic dinamakan UOC IC atau Ultimate One Chip IC, adalah merupakan suatu ic yang mempunyai multi-fungsi antara lain sebagai berikut :
  • Mikrokontrol
  • Penguat Video IF dan detektor
  • Penguat IF FM (suara) dan detektor
  • Pembangkit sinyal Defleksi Horisontal dan Vertikal
  • Prosesor sinyal Luminance dan Chroma (Y dan C)
  • Switch Audio/Video (Eksternal-internal)
  • Penguat audio (dan pengatur volume)


Urutan secara sistimatis untuk memerika fungsi kerja UOC untuk dapat mem-vonis bahwa ic tersebut rusak adalah sebagai berikut ;




Periksa kerja bagian mikrokontrol.
  • Ukur tegangan pada pin-POWER (ST-by), yaitu pin-keluaran yang berfingsi untuk mengontrol on-off (hidup-mati) pesawat.
  • Ambil remote kontrol. Pencet tombol “power” pada remot – maka tegangan pada pin-POWER harus berubah dari nol ke 4v (atau sebaliknya)
  • Ulangi pencet tombol  “power” pada remote – maka tegangan harus berubah lagi.
  • Jika fungsi kontrol on-off ini tidak kerja, maka periksa : tegangan suply Vcc untuk bagian mikrokontrol, tegangan reset, tegangan pada pin-osilator (sekitar 1 ~ 2v), tegangan pada jalur SDA/SCL dengan ic memori (sekitar 4v) dan jalur kontrol remote-in.
  • Jika telah diperiksa serta semuanya OK, tetapi kontrol power on-off tetap tidak fungsi maka ic UOC tersebut rusak pada bagian mikrokontrolnya.


Periksa kerja bagian Horisontal osilator.
  • Ukur tegangan pada basis transistor HOT (horisontal output) dengan ac voltmeter. Normal pada saat power di-on-kan maka pada basis transistor HOT akan ada tegangan-ac sekitar 1 hingga 2v.
  • Jika tidak ada tegangan pada basis transistor HOT – maka periksa  dahulu apakah ada  tegangan suply pada pin-H vcc (sekitar 5 hingga 8v tergantung jenis IC yang digunakan) dan tegangan output pada pin-H out (sekitar 2 ~3v)
  • Jika tegangan H vcc sudah ada – tetapi pin-H out tidak ada tegangan maka berarti UOC rusak pada bagian horisontal osilatornya.
  • ( Pada UOC tipe tertentu kadang pin- H out menggunakan ada yang menggunakan resistor pull-up yang disambung ke jalur Vcc). Jika resistor ini putus dapat menyebabkan pin-H out tidak ada tegangan, walaupun UOC sebenarnya tidak rusak).
Jika horisontal sudah kerja, maka kerusakan selanjutnya dapat diketahui secara visual dari raster yang menyala, misalnya saja adalah sebagai berikut




Raster satu garis horisontal
  • Raster hanya nyala satu garis.
  • Maka periksa IC bagian penguat Vertikal-out dan def yoke (baca tentang kerusakan bagian defleksi vertikal)
  • Jika Bagian penguat vertikal out OK, maka periksa apakah tegangan suply pin-Vcc untuk bagian D/Y/C (bagian defeksi/luminance/chroma) dari UOC sudah ada.
  • Jika tegangan suply sudah ada, bagian vertikal out OK maka kemungkinan UOC rusak pada bagaian vertikal.


Raster gelap atau blangking.
  • Periksa apakah heater sudah menyala dan periksa tegangan screen.
  • Baca posting kami tentang penyebab raster gelap (baca 1 dan baca 2)
  • Jika penyebab-penyebab lainnya tidak diketemukan problem, maka berarti UOC rusak


Tidak ada warna
  • Periksa dahulu komponen luar yang berhubungan dengan sirkit bagian warna seperti part pada pin-APC, x-tal osilator (baca tentang kerusakan bagian warna)
  • Periksa juga adjustment soft-ware, karena dapat menyebabkan warna tidak keluar.
  • Kalau hal-hal tersenut diatas sudah diperiksa, maka kemungkinan UOC rusak.


Tidak ada noise/tidak terima siaran


Normal pada posisi Auto-search raster harus ada noise, jika pin-IF input disentuh-sentuh dengan logam, maka raster harus kedip-kedip. Jika tidak ada noise maka periksa hal-hal seperti dibawah ini, sebelum mem-vonis bahwa bagian IF rusak.
  • Periksa tegangan suply untuk bagian IF
  • Periksa part pada pin-IF PLL
  • Periksa tegangan pada pin-AGC dan pin-RF AGC out


Tidak ada suara
  • Periksa dahulu IC penguat audio.
  • Periksa adjustment soft-ware.
  • Kami biasanya menggunakan osiloskop untuk memeriksa apakah pada pin-audio out keluar sinyal suara. Jika pada pin ini tidak mengeluarkan sinyal suara  maka kemungkinan UOC rusak.
  • Atau korek-korek pin-audio out dengan ujung probe avo-meter. Jika ada suara kelauar dari speaker berarti kemungkinan UOC rusak.




###########################

Sharp teve slim password untuk Child lock.

Pertama ketemu Sharp Alexander Slimfit dimana saat dihidupkan muncul tulisan “minta nomor kode password” sebanyak  empat digit, maka dalam hati timbul pertanyaan “password untuk apa-an ini?”.
Dari pada repot-repot (eh…. malu bertanya sesat dijalan) maka kami langsung saja layangkan lewat email ke bekas anak buah  sewaktu masih aktip kerja di PT Panggung Elektronic Akang Dede Muhammad (digitalmas@telkon.net) yang kami ketahui sudah berpengalaman lama bergelut dengan segala macam merk teve. Selain itu kami juga mencari alamat email Customer Service Sharp (sharp-cs@seid.sharp-world.com) untuk menanyakan kasus yang sama.
Jawaban dari Dede datang lebih awal dan hampir bersamaan kemudian datang jawaban dari Sharp. Terimakasih buat keduanya atas responsnya yang segera.
Sebenarnya hal ini bukan merupakan masalah seandainya kita pernah membaca “user-manual” model teve bersangkutan. Password digunakan untuk mengunci fungsi Child Lock agar anak-anak tidak dapat menghidupkan teve sendiri tanpa seizin orang tua.  Didalam user-manual tertulis bahwa jika password lupa, maka sebagai gantinya dapat dimasukkan kode angka “2398”, kemudian dapat dilanjutkan dengan ganti password baru atau menghapus fungsi child lock tersebut. Info dari Dede maupun jawaban dari Sharp juga menjelaskan bahwa angka kode “2398”  dapat diganti dengan angka “0000”.

**********************************

Saturday, January 1, 2011

No Vertikal-sync penyebab mikrokontrol mati protek dan video blank

Didalam skema umumnya pin-input mikrokontrol untuk sensor masukan mati protek (yang menyebabkan led kedip) diberi nama “PROT” atau “X-ray”. Tergantung dari modelnya, menurut pengamatan kami sebagai sumber triger tidak selalu sama dan dapat diperoleh antara lain dari :
  • Pulsa-pulsa vertikal yang disearahkan  menjadi tegangan dc dari sirkit vertikal-out (V guard)
  • Pulsa-pulsa dari flyback yang disearahkan menjadi tegangan dc (X-ray atau EHT)
  • Tegangan-tegangan output regulator (misalnya tegangan output 7805, 7809, 7812, atau tegangan 180v)
  • Tegangan ABL (jika tegangan ABL drops protektor kerja)
  • Arus suply B+ (over current)
  • Arus suply bagian vertikal-out (over current)
  • Data memori korup 
Suatu saat kami menjumpai problem mikrokontrol protek (Sony dengan mikrokontrol CXP85224). Kami lacak lewat skema pin-Xray input tidak digunakan. Lalu dari mana sumber yang digunakan  sebagai input kerja protektor? Kami periksa dari skema tidak ada satupun dari contoh sumber-sumber protek diatas dihubungkan ke mikrokontrol.
Setelah cari-cari informasi kesana-sini dan kami coba.
  • Ternyata bahwa mikrokontrol tidak terima sinyal VS (vertikal sync) sebagai penyebab mati protek. Kerusakan disebabkan karena  transistor inverter pada jalur sinyal VS rusak. Sinyal VS dan HS (horisontal sync) paa mikrokontrol umumnya diperlukan sebagai sinyal pembentuk OSD.
  • Pengalaman kami yang lain pada model-model tertentu, tidak ada sinyal VS ke mikrokontrol  dapat menyebabkan sinyal video blank (raster gelap).


********************************

Tips TDA9381 raster gelap/blank tidak ada gambar dan OSD

Kadang teknisi dibuat pusing mencari penyebab masalah raster gelap pada model SAMSUNG yang biasanya menggunakan UOC TDA93xx dan video drive TDA6107. Problem semacam ini sebenarnya sering juga dijumpai pada model-model lain yang menggunakan IC yang mempunyai sirkit umpan balik IK seperti pada merk SONY atau SHARP.

Problem raster gelap tidak ada gambar dapat dibedakan menjadi 2 macam :
  • Problem-1 : Raster gelap atau blank, dimana kalau tegangan screen dinaikkan raster akan menyala disertai dengan garis-garis blangking dan OSD  tidak muncul.
  • Problem-2 : Raster gelap, dimana kalau tegangan screen dinaikkan raster akan menyala tidak terlalu terang, nampak ada gejala seperti  fokus yang tidak kerja atau raster ada sedikit warna-warni seperti  pelangi. Disini tidak nampak adanya garis-garis blangking.

Problem-1.

Dapat disebabkan karena :
  • Ajustment tegangan screen belum pas.
  • Tegangan heater drops - disebabkan karena resistor serial pada jalur heater nilainya molor.
  • Salah satu kotode emisinya sudah lemah. Coba naikkan tegangan screen dan amati raster.  Normalnya raster berwarna keputihan dengan gangguan garis-garis blangking. Untuk memastikan bahwa kerusakan pada tabung CRT - coba pasang mesin pcb dengan CRT lain yang masih bagus.
  • Sirkit RGB pada pcb soket CRT salah satu jalurnya putus atau ada komponen yang rusak.
  • Jalur sirkit umpan balik IK dari TDA6107 ke TDA9381 terputus atau ada komponen yang rusak.
  • Tidak ada tegangan suply 180v pada TDA6107 atau pin-Vcc TDA6107 short
  • Salah satu pin input/output TDA6107 ada yang tidak fungsi atau short.
  • Elko pump-up pada bagian vertikal-out nilai drops.
  • IC memori rusak. Kadang  disertai gejala vertikal yang menyempit.
  • IC TDA93xx rusak. Untuk memastikan kerusakan IC ini kami biasanya menggunakan osiloskop. Cek pada ketiga RGB out – jika tidak muncul pulsa-pulsa sampling sinyal IK – maka berarti IC rusak.

Problem-2.

Problem ini kadang “menjebak”. Raster seperti-nya menyala penuh (tanpa garis-garis blangking), pada hal sebenarnya bagian vertikal tidak kerja. Kerusakan dapat disebabkan karena :
  • Untuk memastikan bahwa bagian vertikal belum kerja : "dekatkan ujung obeng yang mengandung magnet pada kumparan def yoke, jika vertikal belum kerja maka tidak akan terasa adanya getaran, jika vertikal sudah kerja akan terasa adanya getaran" 
  • Tidak ada tegangan suply pada IC Vertikal out. Umumnya vertikal-out menggunakan tegangan suply (+) 14v dan tegangan (-) 14V. Kerusakan paling sering disebabkan karena ada resistor dari flyback ke diode penyearah putus.
  • IC vertikal-out rusak
  • Atau TDA9381 rusak pada bagian vertikal osilator
  • Tidak ada tegangan 180v atau TDA6107 short kadang juga menunjukkan gejala seperti problem-2 ini.

Catatan : "Mencoba board Samsung ke tabung CRT lain, maka ukur dahulu resistansi yoke horisontal. Carilah CRT yang mempunyai resistansi diatas 3 ohm. Jika resistasi kurang dapat menyebabkan tegangan tinggi CRT over, dan keluar  bunyi pletek-pletek dari kop CRT"

Baca juga ini



*********************************************

Tips Panasonic (lama) tidak dapat memori

KASUS : 
  • Panasonic model ini sudah keluaran lama menggunakan  memori MN12025 (lokasi ic 1104)
  • Auto-search berjalan normal. Tetapi setelah selesai chanel tidak dimemori semuanya. 
  • Kalau diperhatikan problem juga menyebabkan pesawat tidak dapat menyimpan data adjustment volume, color dan britnes. 

 SOLUSI :
  •  Kerusakan disebabkan karena ada satu atau beberapa buah diode yang  open (tidak kontak). Diode menggunakan jenis germanium yang berwarna putih bening dan total ada 5 buah (lokasi D1128, D1129, D1130, D1131, D1133). 
  • Diode dapat diganti dengan jenis germanium lain, misalnya 1N60A. Kami pernah mencoba ganti dengan diode jenis silikon, ternyata tidak berhasil. Kalau ketemu satu atau dua buah diode yang rusak, maka kami biasanya langsung ganti semuanya.

**********************************************