Thursday, October 6, 2011

Macam-2 jenis kerusakan tabung CRT

 

Kerusakan

Tanda-2/Penyebab

 

Emisi katode lemah

  • Gambar tidak bisa kontras dan terang
  • Warna tidak tajam lagi
  • White balance tidak dapat normal lagi walaupun coba diajust
  • Dapat terjadi hanya pada salah satu katode atau ketiganya
  • Gambar tidak fokus lagi
  • Gambar ada garis-garis blangking

Tidak dapat direpair tapi kadang dapat ditingkatkan saja (rejuvinasi)

Heater (H) putus

  • Pin heater diukur dgn ohm meter tidak nyambung
  • Diamati Heater nampak tdk menyala
  • Dapat terjadi karena tegangan dari flyback terlalu tinggi (....misal diganti diganti bukan asli)

Tidak dapat direpair

Salah satu katode (K)short dgn heater (H)

  • Tidak ada gambar dan raster nyala terang dgn salah satu warna RGB disertai garis-garis blangking
  • Kalau katode warna yg problem diopen/dimatikan – warna tetap dapat menyala
  • Kaki H-K diukur dgn ohm meter kadang tidak ada masalah. Disebabkan short baru terjadi pada saat keadaaan hidup (panas)

Tidak dapat direpair, tetapi dapat diakali dengan modifikasi

G1 short/leaks dgn G2

  • Raster/Layar gelap
  • Dgn ohm meter (posisi x10K) antara pin-G1 dgn G2 terukur short atau ada resistansi.
  • Pada saat pesawat hidup, diukur tidak ada tegangan pada G2 (screen) – teteapi kalau soket CRT dilepas ada tegangan
  • Paling sering dijumpai pada layar jenis Flat

Dapat direpair

G2 short dgn G3

  • Ada gambar, raster nyala terlalu terang (putih) disertai garis-garis blangking
  • Kadang disertai tidak mau fokus

Kadang dapat direpair

G1 short dengan salah satu katode (K)

  • Tidak ada gambar, raster nyala terlalu terang sesuai warna katode yg short disertai garis-garis blangking.
  • Kdang diukur dengan ohm meter tidak ada masalah. Sebab kerusakan baru terjadi pada keadaan hidup (panas)

Dapat direpair

Ada loncatan api (disertai suara) didalam tabung pada bagian penembak elektron

  • Disebabkan kebocoran vacum karena kualitas CRT
  • Disebabkan bagian leher CRT ada yg retak - umumnya terjadi pada bagian dalam dibawah def yoke

Tidak dapat direpair

Ada warna unggu pada bagian penembak elektron

  • Disebabkan kebocoran vacum karena kualitas

Tidak dapat direpar

Leher dibawah yoke ada retak atau leher patah

  • Kalau diamati pada bagian atas leher tabung dibawah yoke ada retakan
  • Ada tanda keretakan yang mirip dipicu kena benda tajam
  • Leher patah jika yoke dibuka
  • Dapat disebabkan karena tegangan B+ over
  • Dapat disebabkan karena ada kerusakan pada bagian vertikal.
  • TV sering digebrak, karena kadang muncul problem satu garis horisontal (problem vertikal)

Tidak dapat direpair

Emisi katode lemah

  • Dapat terjadi pada salah satu katode atau ketiganya sekaligus
  • Terjadi pada teve yang sudah lama dipakai (lebih dari 5 tahun)
  • Problem white balance dan tidak dapat diadjust lagi
  • Gambar tidak kontras dan britnes tidak terang lagi
  • Jika color dibuat minim, gambar tidak bisa hitam putih (dominan salah satu warna)
  • Pada salah satu warna timbul garis-garis blangking
  • Adjustment kontras-britnes kecil  warna muncul, tetapi jika dibesarkan warna jadi hilang.

Tidak dapat direpair. Kadang bisa ditingkatkan lagi (rejuvinasi)

Flex

  • Dapat disebabkan karena otomatic degaussing tidak fungsi
  • Dapat disebabkan karena adjustment ring magnetik kovergen berubah posisinya
  • Dapat disebabkan karena pengaruh medan magnet kuat dari luar
  • Dapat disebabkan karena petir

Umumnya dapat direpair . Tetapi kena medan magnet yg kuat atau karena kena petir kadang tidak dapat direpair

Ada warna seperti pelangi

  • Disebabkan karena tabung pernah kena benturan, sehingga posisi shadow mask berubah

Tidak dapat direpair

Warna RGB saling tertukar

  • Disebabkan karena otomatic degaussing lama tidak berfungsi

Dapat direpair

Permukaan layar kaca gores

  • Karena penanganan yg tidak hati-hati
Gambar masih tetap bisa dinikmati

Salah satu pin kaki CRT patah

  • Tergantung pin ke berapa yang patah

Kadang masih bisa direpair

Anode short dengan lapisan luar aquadag (ground)

  • Raster/Layar gelap
  • Tegangan anode short atau drops
  • Kalau dibiarkan hidup agak lama dapat menyebabkan flyback atau transistor horisontal rusak

Tidak dapat direpair

No comments: