Saturday, October 1, 2011

Kasus ic vertikal diganti jebol terus

 

KASUS :

  • Terima pasien dari rekan teknisi (sebut saja teknisi A)
  • Keluhannya ia sudah mengganti ic vertikal 2x dan jebol terus

TINDAKAN

  • Periksa secara pasif, dengan ohm meter pada sirkit bagian vertikal. Tidak diketemukan ada part yang bermasalah.
  • Coba hidupkan pesawat tanpa ic vertikal sambil mengukur tegangan B+.
  • Ternyata tegangan B+ sangat tinggi sekali lebih dari 200v
  • Cek elko-elko pada bagian primer dengan ESR meter seperti gambardibawah
  • Elko C812 dan C810 tahanan ESR tinggi
  • Ganti elko-elko – dan tegangan B+ langsung normal
  • Pasang IC vertikal  - NO PROBLEM

clip_image002

Yang dapat dipelajari dari kasus ini.

  • Dalam menghadapai setiap kasus apapun. Maka langkah pertama yang harus selalu dilakukan adalah mengukur tegangan B+ (........baca postingan kami tentang hal ini). Dan hal ini tidak dilakukan oleh teknisi A.
  • Menjumpai kerusakan tegangan B+ over, maka biasanya yang perlu diperiksa terlebih dahulu adalah elko-elko (…….kalau ada) pada bagian primer dengan ESR meter. Contoh lain misalnya Panasonic model lama diketemukan zener protektor 56v rusak. Maka yang perlu dicurigai penyebabnya adalah tegangan switching regulator yang over. Dan ini umumnya juga disebabkan karena elko-2 pada bagian primer tahanan ESRnya naik.

 

***********************

No comments: