Sunday, June 12, 2011

Sony Trinitron 29 model lama raster melengkung


Mendadak kami diminta mendatangi pasien Sony Trinitron model lama 29 inch tanpa mengetahui kerusakannya. Sampai dirumah konsumen baru tahu kalau problemnya adalah “cacat pin-cushion” ( atau raster melengkung pada kedua sisi kiri-kanan) . TV model semacam ini biasanya sirkit EW (pin-cushion) menggunakan ic driver uPC-4558


Maka langsung terjadi perdebatan didalam hati.
  • Problem seperti ini kan merupakan problem yang mudah.
  • Ya memang mudah, tapi kalau ada skemanya.
  • Wah berarti hari ini harus banyak mikir dan butuh banyak waktu – kalo kamu kerjakan tanpa skema
  • Kalau begitu lebih baik dibawa pulang saja.
  • Nanti tidak segera "bayaran"
  • Tenang – pikirkan baik-baik dahulu – percayalah kamu pasti bisa selesaikan sekarang juga

Maka kami lalu pinjam remote kepada konsumen
  • Masuk serice mode
  • Coba adjust HSZ (hor size) - raster masih dapat melebar atau menyempit dengan baik
  • Coba adjust PAMP(pin amplifiaer) – lengkungan raster bagian pinggir kiri-kanan hanya ada sedikit sekali perubahan
  • Coba adjust UPN (upper corner) – bagian pojok kiri-kanan atas raster hanya ada sedikit sekali perubahan
  • Coba adjust LPN (lower corner) – bagian pojok kiri-kanan bawah raster hanya ada sedikit sekali perubahan

Setelah mengamati dari gejala-gejala seperti diatas, pikiran mulai melakukan analisa.
  • Kerusakan kecil kemungkinan disebabkan data adjustment yang berubah, karena pesawat belum pernah direpair orang lain.
  • Kerusakan sudah pasti pada  sirkit EW
  • Adjustment HSZ masih normal – jadi sirkit EW drive masih normal
  • Karena adjustment kelengkungan tidak ada perubahan – maka problem pasti disebabkan dari bagian  “pembentuk parabola” sehingga tidak ada sinyal parabola.
  • Sinyal parabola kan berasal dari bagian vertikal out.
  • Teve lama kan umumnya hanya elko-nya saja yang sering rusak
  • Kalau gitu tidak usah berpikir berat – periksa saja dengan ESR meter elko-elko disekitar bagaian vertikal dan sekitar uPC 4558 atau yang menghubungkan keduanya.

Achir cerita –
  • Ada salah satu elko kecil dekat ic vertikal-out dimana disitu kami amati ada jalur printed yang menuju ke bagian sirkit EW yang nilai ESR-nya sedikit berubah
  • Coba pasang paralel elko 4.7/50v pada elko tersebut
  • Hidupkan teve – dan hasilnya langsung OK banget
  • Beres sekarang – tanpa harus banyak berpikir dan dalam waktu singkat

Dari cerita diatas – ada beberapa pesan penting yang ingin kami sampaikan .
  • Memulai suatu pekerjaan – kita harus percaya diri dan berpikir positip, jangan ragu-ragu – “aku pasti bisa”. Memulai bekerja dengan berpikir negatip – hasilnya pasti negatip – karena kita sudah berbekal percaya diri “pasti tidak bisa”
  • Kita harus memahami “prinsip kerja” suatu bagian – dengan demikian akan menghindari (mengurangi) sistim coba-coba atau salah diagnosa. Belajarlah terus “sampai tua”
  • Amati “gejala-gejala” secara lebih lengkap – jangan hanya dilihat dari satu sisi saja.
  • Dari gejala-gejala yang ada – lakukan “analisa”
  • Pengalaman kami memiliki ESR meter sangat berguna sekali, terutama jika menghadapi model-model lama. Langsung cek elko-elkonya tanpa melepas dari rangkaian –  teve langsung beres tanpa menguras pikiran dan selesai dalam waktu yang singkat.




************************************

No comments: