Wednesday, September 25, 2019

Sepintas memahami kerja penerima TV color


Bagian2 utama  penerima TV  :
-          Tuner
-          MCU (Mikrokontrol = Program)
-          Memori (eeprom)
-          Chroma
-          Penguat Horisontal
-          Penguat Vertikal Out
-          Penguat Audio Amplifier
-          Penguat RGB Matrik (pcb CRT soket)
-          Pembangkit tegangan tinggi HV
-           PSU
-          Model2 tertentu tambahan sirkit protektor.

 

TUNER.
Dikontrol oleh Mcu.
Memilih nomor channel dari berbagai siaran yang frekwensinya ber-beda2.
Merubah frekwensi chanel2 yang diterima menjadi hanya satu frekwensi saja, yaitu 38.9Mhz (sistim yang dipakai di Indonesia)

MCU.
Merupakan digital kontrol, yang berfungsi mengkontrol :
Power on-off.
Kontrol  suara seperti Volume, Bass, Trebel dll.
Kontrol gambar (video) seperti Kontras, Britnes, Color dll.
Kontrol Geometri seperti V.Size, V.Lin, H Shift, EW dll.
Kontrol White Balance seperti R Cut off, R drive dll.
Kontrol Mode Suara seperti B/G, DK dll.
Kontrol Mode Gambar seperti PAL, NTSC dll.
Kontrol Muting gambar dan suara.
Character Generator atau Pembangkit huruf2 OSD.

MEMORI.
Berkomunikasi dengan Mcu untuk menyimpan semua data2 seting Mcu.
Data dari Chroma di tulis (disimpan) pd memori. Dan data juga dapat dibaca oleh Chroma.

CHROMA.
Sebenarnya ini sebutan yang salah kaprah.
Chroma sebenarnya mempunyai banyak fungsi :
Video IF amplifier 38.9 (termasuk disini adalah IF AGC, Video detector, AFT).
Audio IF amplifier (5.5Mhz)  (termasuk disini Audio FM Detektor dan Audio volume kontrol).
Video prosesor (chroma prosesor) untuk menghasilkan sinyal Video menjadi sinyal R, G, B, termasuk disini adalah kontrol sinyal video seperti Kontras, Britnes, Color, ABL dll.
Horisontal dan Vertikal osilator, termasuk disini H AFC dan geometri adjustment.
Horisontal dan Vertikal Sync separator.
Internal Switch Audio-Video.
Internal Switch sinyal RGB gambar dengan RGB OSD.

PENGUAT H.DRIVER dan HOR OUT
Sebagai penguat sinyal horisontal osilator dari Chroma untuk membangkitkan arus Defleksi Horisontal Def yoke

VERTIKAL OUT.
Sebagai penguat sinyal vertikal osilator dari Chroma untuk membangkitkan arus Defleksi Vertikal pada Def Yoke.

AUDIO AMPLIFIER.
Sebagi penguat sinyal suara dari Chroma untuk diumpankan ke Speaker.

PENGUAT RGB MATRIK.
Untuk memperkuat tegangan RGB dari Chroma yang levelnya rendah (sekitar 2-3v) menjadi sinyal RGB dengan level tegangan yang lebih tinggi (sekitar 70v)

PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI HV.
Disini memanfaatkan arus defleksi horisontal menggunakan tranfo Flyback untuk menghasilkan tegangan tinggi HV.

PSU.
Menyediakan tegangan stby Mcu (tidak di switch).
Menyediakan tegangan rendah lain yang bisa Switch on-off (misal teg 5v dan 8v).

PROTEKTOR.
Untuk men-switch off kontrol on-off jika ada salah satu sirkit yang tidak normal, untuk mencegah kerusakan lain sehingga kerusakan tidak menjadi lebih parah.
Kadang ada juga protektor yang hanya mematikan secara otomatis bagian Defleksi Horisontal (sehingga Fbt tidak nyembur).
 
 
 
***********************