Tuesday, October 13, 2020

Memahami mesin Pqlytron CRT ke.2

 Berdasar pengamatan kami pada group MarsonoTv crt, kasus Polytron merupakan kasus yang sering ber-ulang2 ditanyakan. Hal ini karena teknisi belum mengerti CARA KERJA teve Polytron. Terutama pada bagian2 Psu, Horisonyal/Flyback, dan Vertikal/protek.

Maka melalui tulisan yang bersambung akan kami bahas masing2 bagian tersebut, sehingga teknisi paham cara kerjanya, tidak sampai salah eksekusi, dan bisa langsung tepat sasaran.

Jangan ketinggalan sudah baca terlebih dahulu RUMUS POLYTRON  Jilid.1

Kita bahas tegangan Vcc 5VD untuk bagian Mikrokon.

Mikrokon mempunyai 2 buah tegangan suply 5v yg sumbernya berbeda.
Kedua power suply tersebut kerjanya bergantian, tidak barengan.
  • Satu bekerja saat Stby (indikator nyala) 
  • Dan satunya lagi akan bekerja setelah start (indikator padam).
Posisi Stby.

Posisi start.

KERUSAKAN TEGANGAN 5V.

Kita semua pasti sudah paham pengalaman, kerusakan suply 5VD untuk Stby paling sering terjadi karena elko filter tegangan 38v (50v). Elko kering sehingga menyebabkan tegangan 5VD drops. Pesawat tidak bisa start atau susah start.

Kerusakan tegangan 5v saat power-on ……….ini yg paling sering bikin mumet teknisi.

Umum gejalanya adalah lampu indikator merah kedip2 cepat.
Bagimana ini dapat terjadi ???

Penjelasannya sebagai berikut :
  • Saat masih Stby, tegangan 5v normal diberikan dari jalur 38v(50v). Indikator merah menyala.
  • Saat di-power-on indikator merah padam. Dan suply 5VD gantian diberikan dari jalur 12v (14V).
  • Karena ada problem pada jalur 5VD dari 12v(14), maka yang keluar adalah tegangan 5VD yang drops (misal jadi 4 atau 4.5v).
  • Karena 5VD drops, maka Mikrokon kembali mati stby. Dan indikator merah kembali nyala lagi. Suply 5v kembali diberikan oleh jalur stby dari 38v(50v) yg normal.
  • Karena 5v Mikrokon kembali normal, maka Mikrokon otomatis kembali memerintahkan power-on lagi. Indikator merah padam lagi. Suply 5VD ganti diberikan oleh jalur yg bermasalah…tegangan 5VD drops lagi, Mikrokon kembali mati stby………….
  • Demikian yang terjadi….dan proses ber-ulang2 terus…..Mikrokon hidup-mati-hidup-mati terus menerus dan indikator merah jadi nampak hidup-mati kedip2 berulang terus.
  • Dan kalau kita periksa tegangan Vcc 5VD Mikrokon,  akan terlihat tegangan GOYANG2 tidak stabil antara 4.5 -5v.

Apa yang menyebabkan tegangan 5VD saat power-on drops???

Problem inilah yang kadang memusingkan teknisi karena belum paham sistem kerjanya.

  • ·         Bisa terjadi tegangan 12v(14v) normal, tapi karena Diode D510 rusak, maka menyebabkan tegangan yang ke Reg 5VD drops. Diode rusak kalau diperiksa pakai ohm-meter nampak normal. Tapi kalau dipasang akan menyebabkan tegangan yang masuk ke Reg 5VD drops (kejadian serupa yang kadang terjadi pada Diode Pump-up Vertikal).
  • ·         Bisa jadi tegangan 115v normal, tapi tegangan 12v (14v) drops, sehingga Reg 5VD ikut drops. Hal inilah yg sering membingungkan teknisi.

 

B+ 115 NORMAL……..12V(14V) DROPS

PADA HAL TIDAK ADA KOMPONEN YANG SHORT ATAU RUSAK PADA JALUR TSB.
KITA ULAS PADA BAHASAN SELANJUTNYA.



**********************